Ikuti Kami

Dorong ‘Experiential Tourism’, Samuel Wattimena Minta Desa Wisata Tonjolkan Keunikan Lokal

Samuel menekankan pentingnya peningkatan kapasitas melalui pelatihan yang berkelanjutan bagi para pengelola.

Dorong ‘Experiential Tourism’, Samuel Wattimena Minta Desa Wisata Tonjolkan Keunikan Lokal
Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena.

Semarang, Gesuri.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, mendorong para pengelola desa wisata untuk menyajikan keunikan daerahnya melalui konsep pariwisata berbasis pengalaman atau experiential tourism.

Hal ini dinilai krusial untuk menciptakan kesan mendalam bagi para wisatawan.

"Experiential tourism adalah nilai tambah. Pelaku desa wisata harus memahami betul potensi yang mereka miliki," ujar Samuel saat membuka acara Sosialisasi Strategi Promosi dan Pemasaran Event Daerah di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (27/3).

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Menurut Samuel, keunikan alam dan budaya yang ada di tiap desa harus dikemas secara tepat. Ia menyayangkan banyaknya potensi sumber daya alam di desa-desa wisata yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Untuk menggali potensi tersebut, Samuel menekankan pentingnya peningkatan kapasitas melalui pelatihan yang berkelanjutan bagi para pengelola.

"Jika dikelola dengan baik, keunikan yang tidak dimiliki daerah lain akan menjadi nilai tambah yang kompetitif bagi desa wisata tersebut," lanjutnya.

Selain pengembangan produk wisata, Samuel juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi. Ia meminta pengelola desa wisata untuk mengoptimalkan peran media sosial dan teknologi informasi dalam pemasaran.

"Tanpa pemanfaatan teknologi, upaya pengembangan wisata akan menjadi mubazir karena tidak menjangkau pasar yang luas," tegasnya.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur 

Senada dengan hal tersebut, Plt Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan (Event) Kementerian Pariwisata, Vinsensius Jemadu, mengajak para pelaku wisata untuk mulai melirik teknologi Kecerdasan Buatan (AI).

"Manfaatkan platform digital dan AI untuk membangun branding yang kuat. Selain itu, kolaborasi antarpihak sangat penting untuk mewujudkan agenda wisata yang menarik bagi wisatawan," pungkas Vinsensius.

Quote