Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengingatkan para pemudik untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) selama perjalanan maupun saat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Menurut Edy, perjalanan mudik yang panjang dan melelahkan dapat memengaruhi daya tahan tubuh. Karena itu, menjaga kebersihan diri dan lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai penyakit menular.
“Momentum mudik adalah momen kebahagiaan. Namun, kesehatan tetap harus menjadi prioritas. Terapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan makanan, serta memastikan tubuh cukup istirahat dan terhidrasi selama perjalanan,” pesan Politikus PDI Perjuangan itu.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Edy menjelaskan bahwa fasilitas umum seperti terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, maupun rest area merupakan titik berkumpulnya banyak orang dari berbagai daerah. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penularan penyakit jika masyarakat tidak disiplin menjaga kebersihan.
Selain itu, Edy juga menyoroti pentingnya imunisasi, khususnya vaksin campak bagi anak-anak. Penyakit campak masih menjadi salah satu penyakit menular yang dapat menyebar dengan cepat, terutama pada anak yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap. Apalagi belakangan kasus campak merebak dan sebagian wilayah ditetapkan kejadian luar biasa (KLB).
“Campak mudah menular melalui percikan batuk atau bersin. Karena itu, orang tua perlu memastikan anak-anak telah mendapatkan vaksin measles-rubela (MR) sesuai jadwal imunisasi. Ini penting untuk melindungi mereka dari risiko komplikasi serius,” jelasnya.
Legislator Dapil Jawa Tengah III itu mendorong masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya untuk melengkapi imunisasi sebelum melakukan perjalanan mudik. Ini adalah langkah bagi orang tua untuk memproteksi anak-anaknya. Selain itu menjaga kekebalan komunal.
Di sisi lain, Edy Wuryanto juga mengajak pemerintah daerah di wilayah tujuan mudik, termasuk di berbagai daerah di Jawa Tengah, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan penyakit selama periode mudik. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam melakukan deteksi dini serta memperkuat layanan kesehatan di daerah.
“Pemerintah daerah tujuan mudik perlu memperkuat sistem deteksi dan respons terhadap potensi penyakit menular. Kesiapan fasilitas kesehatan, pemantauan kasus, serta edukasi kepada masyarakat harus ditingkatkan agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman,” terangnya.
Edy menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat akan menjadi kunci terciptanya mudik yang sehat dan nyaman.
Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis yang Berani
Edy juga mengingatkan para pemudik untuk memperhatikan kondisi kesehatan selama perjalanan. Jika merasa lelah atau tidak sehat, pemudik disarankan beristirahat di tempat yang aman serta memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di sepanjang jalur mudik.
Edy turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Semoga momen kemenangan ini membawa kebahagiaan, kedamaian, serta kesehatan bagi kita semua. Mari kita jaga diri, keluarga, dan sesama agar mudik tahun ini berlangsung aman, sehat, dan penuh kebahagiaan,” tuturnya.
Edy berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan terus meningkat sehingga tradisi mudik dapat menjadi perjalanan yang aman, sehat, dan menyenangkan bagi seluruh keluarga

















































































