Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, mengatakan terus mengawal revitalisasi Taman Harmoni sebagai Upaya untuk terus menghadirkan fasilitas publik yang nyaman bagi warganya.
”Revitalisasi Taman Harmoni mempunyai manfaat ekologis, edukasi, ekonomi, dan sosial. Dengan arsitektur lansekap yang baik, pengaturan sebaran vegetasi yang tertata, dan sentuhan edukasi melalui taman tematik akan menyulap Taman Harmoni menjadi ruang aktivitas warga yang memberdayakan, mendidik, dan sekaligus merawat komitmen Surabaya sebagai kota berkelanjutan secara lingkungan,” ujar Eri Irawan, Senin (14/7/2025).
Eri mengatakan, di tengah derap kemajuan kota, sektor perekonomian yang terus bergegas dan ditekan oleh target-target pekerjaan, masyarakat membutuhkan ”ruang ketiga” di antara rumah dan tempat kerja/kuliah atau tempat aktivitas utama keseharian.
Baca: Ganjar Ingatkan Presiden Prabowo Untuk Berhati-hati
Ruang ketiga menjadi tempat untuk melepas penat dan lelah, menumbuhkan kebahagiaan, dan menjalin interaksi antar-warga.
”Ruang ketiga mewujud ke dalam taman kota, kafe atau warung kopi, perpustakaan, trotoar, gelanggang olahraga, dan sebagainya. Masyarakat urban membutuhkan ruang alternatif. Program revitalisasi Taman Harmoni akan membuat taman tersebut menjadi ruang ketiga yang menyeimbangkan antara ruang pertama yaitu rumah, dan ruang kedua yaitu tempat bekerja/kuliah/sekolah,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Ruang ketiga seperti taman kota, lanjut Eri, memahami manusia dengan sentuhan kemanusiaan. “Manusia yang tidak hanya ditarget oleh pekerjaan. Tetapi manusia yang juga membutuhkan ruang untuk berkumpul, berinteraksi, berekspresi, belajar bersama, menyatu dengan lingkungan,” ujar Eri Irawan.
Eri mengapresiasi konsep revitalisasi Taman Harmoni yang mengusung beberapa taman tematik.
Ada beberapa zona yang menggambarkan sejumlah benua di dunia. Misalnya ada zona zona mewakili enam benua dengan karakter flora, fauna, fantasi, dan landmark kota pada masing-masing benua. Mulai dari zona Asia, Afrika, Australia, Amerika, Afrika, Eropa, hingga Antartika.
“Taman tematik akan mengajak warga kota, khususnya anak-anak dan anak muda, untuk berimajinasi, berani bermimpi menembus dunia. Ini penting untuk menanamkan kesadaran ke anak-anak kita sebagai warga dunia, global citizen, dengan tetap bersandar pada karakter dan budaya bangsa kita,” jelasnya.
Baca: Ganjar Pranowo Belum Pastikan Maju Pada Pilpres 2029
Taman Harmoni, lanjut Eri, juga berperan penting meningkatkan kualitas keberlanjutan lingkungan di Surabaya, khususnya di wilayah sekitarnya.
Selain ada area pembibitan, penataan vegetasi juga akan meningkatkan kualitas udara. Keberadaan retention pond alias kolam retensi di Taman Harmoni juga akan bermanfaat dalam mengelola limpasan air hujan, serta bermanfaat untuk vegetasi yang ada di taman tersebut.
”Selain itu, ada pemberdayaan ekonomi yang melibatkan UMKM sekitar yang akan membuat Taman Harmoni memiliki fungsi lengkap selain ekologi, edukasi, dan sosial. Ayo semua main ke Taman Harmoni, kita rawat dan jaga bersama sebagai ruang ketiga yang meningkatkan kualitas lingkungan dan sosial kita, serta memiliki manfaat edukasi dan ekonomi bagi warga sekitar,” pungkas Eri.