Ikuti Kami

Go Digital! Samuel Wattimena Ajak Seniman Bawen ‘Bawa’ Budaya Jawa ke Kancah Global

Langkah ini dinilai strategis agar kekayaan lokal tidak hanya jago kandang, tetapi mampu merambah panggung nasional hingga internasional.

Go Digital! Samuel Wattimena Ajak Seniman Bawen ‘Bawa’ Budaya Jawa ke Kancah Global
Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena.

Semarang, Gesuri.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena, mendorong para pelaku seni di Kecamatan Bawen untuk mulai melirik teknologi digital sebagai sarana promosi kebudayaan Jawa. 

Langkah ini dinilai strategis agar kekayaan lokal tidak hanya jago kandang, tetapi mampu merambah panggung nasional hingga internasional.

Hal tersebut ditegaskan Samuel dalam agenda Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang digelar di Kantor Kecamatan Bawen, Senin (23/2/2026). Di hadapan puluhan perwakilan komunitas seperti Lembaga Kesenian Kecamatan (LKK) Bawen, Komunitas Tosan Aji, Persadani, hingga LKK Bandungan, Samuel menekankan bahwa nilai-nilai kebangsaan harus relevan dengan perkembangan zaman.

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

Menurut Samuel, implementasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebenarnya sudah mendarah daging dalam keseharian para seniman. Ekspresi budaya yang ditampilkan adalah wujud nyata dari menjaga persatuan dan identitas bangsa.

"Pola pagelaran kesenian kini tidak lagi terbatas pada panggung konvensional dengan penonton langsung. Era digital membuka ruang tanpa batas. Dengan posisi Bawen yang sangat strategis, potensi promosi melalui media sosial harus dimaksimalkan," ujar Samuel.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menyelami makna filosofis di balik setiap pertunjukan, mulai dari tarian, macapat, sinden, hingga pranatacara. Pemahaman mendalam ini penting agar pesan moral dalam budaya Jawa dapat diterima oleh masyarakat luas, termasuk mereka yang berada di luar Jawa.

Baca: Ganjar Tegaskan Pemuda Harus Benar-benar Siap 

Sebagai bentuk dukungan konkret, Samuel menyerahkan bantuan tali asih total sebesar Rp15 juta. Bantuan tersebut dibagi rata kepada tiga kelompok, yakni LKK Bawen, Komunitas Tosan Aji, dan Persadani Kecamatan Bawen, masing-masing menerima Rp5 juta untuk keperluan pembinaan.

Ketua LKK Bawen, Aris Enjang Wiyarno, menyambut baik dukungan tersebut. Ia memastikan dana tersebut akan digunakan untuk menyukseskan rencana penyelenggaraan kesenian rakyat tahun ini.

"Ke depan, kami berkomitmen memperluas promosi melalui media sosial. Kami juga akan memaksimalkan lokasi ikonik seperti Bukit Cinta, Gedongsongo, dan Benteng sebagai ruang ekspresi budaya masyarakat," pungkas Aris.

Quote