Ikuti Kami

Gubernur Koster Hibahkan Tanah Aset Pemprov ke ISI Bali

Rektor ISI Bali Prof. Dr. I Wayan “Kun” Adnyana menyampaikan terima kasih dan apresiasi ke Pemprov Bali yang selalu mendukung penuh

Gubernur Koster Hibahkan Tanah Aset Pemprov ke ISI Bali

Bali, Gesuri.id - Gubernur Bali Wayan Koster menghibahkan tanah aset Pemprov Bali seluas 1.550 m² ke ISI Bali  saat menghadiri Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor ke-35 Institut Seni Indonesia (ISI) Bali yang dirangkaikan dengan Festival Internasional Bali Padma Bhuwana V di Gedung Citta Kelangen (27/8).

Hibah tanah ini diharap memperkuat pengembangan sarana-prasarana pendidikan serta peningkatan kapasitas akademik ISI Bali. 

Rektor ISI Bali Prof. Dr. I Wayan “Kun” Adnyana menyampaikan terima kasih dan apresiasi ke Pemprov Bali yang selalu mendukung penuh pengembangan kampus dengan menghibahkan tanah seluas 1.550 m². 

Hibah tanah ini akan menunjang peningkatan kapasitas ISI Bali dalam pengembangan sarana dan prasarana pendidikan.

Saat acara wisuda sarjana, Gubernur Koster yang didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Prof.Dr. I Gede Arya Sugiartha serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Bali Ida Bagus Surja Manuaba menyampaikan apresiasi dan angga atas capaian strategis ISI Bali dalam melahirkan lulusan berkualitas, sekaligus konsisten berperan sebagai motor pemajuan adat, tradisi, seni, budaya, dan kearifan lokal Bali.

Menurut Gubernur Koster, ISI Bali menunjukkan konsistensi sebagai perguruan tinggi yang kreatif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan seni dan desain global. 

Lulusan ISI Bali juga membuktikan mutu dan capaian kekaryaan yang progresif, sekaligus berkontribusi besar bagi bangsa dan negara. ISI Bali sangatlah penting, tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat, serta sebagai institusi strategis bagi keberlanjutan seni-budaya Bali.  

“Kita bersyukur memiliki ISI Bali. Tanpa ISI Bali, kita tidak bisa melihat perkembangan seni Bali yang berkualitas dan berkelanjutan seperti saat ini. Seni dan budaya Bali yang tumbuh dari desa adat perlu pembinaan dan peningkatan mutu. Masyarakat Bali membutuhkan ISI Bali, dan semua pihak wajib mendukung agar seni yang mengakar di masyarakat tetap hidup, berkembang, dan menjadi identitas Bali di dunia,” tegasnya.

Mengenai Festival Internasional Bali Padma Bhuwana V tahun ini yang mengangkat tema “Cancala Bhuwana Candika (Glory Cosmic Godly), Gubernur menyampaikan sangat sejalan dengan visi pembangunan Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ menuju Bali Era Baru. Festival ini juga menjadi ruang apresiasi seni-budaya dengan melibatkan seniman nasional dan internasional.  Prof. “Kun” Adnyana menambahkan kepercayaan publik terhadap ISI Bali terus meningkat. Tahun Akademik 2025/2026, ISI Bali menerima 1.043 mahasiswa baru, naik 19,2% dari tahun sebelumnya. Selain itu, ISI Bali meluncurkan kurikulum ISI Bali Berdampak untuk melahirkan lulusan kreatif, progresif, inovatif, sekaligus berjiwa Pancasila, peduli lingkungan, dan berakar pada kearifan lokal Indonesia.

Quote