Jakarta, Gesuri.id – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta Barat, Hilda Kusuma Dewi, menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Jakarta Barat.
Usai pengukuhan kepengurusan baru, Rabu (25/2), Hilda memaparkan lima program strategis yang akan menjadi kompas organisasi di bawah kepemimpinannya.
Hilda menjelaskan bahwa prioritas utama Kadin Jakbar adalah memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
"Kami berkomitmen mendorong UMKM agar naik kelas dan terhubung langsung dengan rantai pasok industri serta pasar modern," ujar Hilda.
Adapun lima poin utama dalam peta jalan strategis Kadin Jakarta Barat meliputi:
1. Penguatan UMKM: Mendorong digitalisasi dan standardisasi agar UMKM mampu menembus pasar formal.
2. Ekosistem Terintegrasi: Membangun konektivitas antara sektor perdagangan, industri, jasa, logistik, dan ekonomi kreatif.

3. Stimulasi Investasi: Mendorong munculnya wirausaha baru di kawasan pertumbuhan seperti Puri, Kembangan, dan koridor barat Jakarta.
4. Kolaborasi Penataan Kawasan: Bersinergi dengan Pemerintah Kota dalam menata kawasan ekonomi rakyat, termasuk Tambora, Glodok, dan sentra perdagangan tradisional.
5. Transformasi Ekonomi: Memastikan transisi ekonomi wilayah berjalan secara inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Rencana strategis ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, menekankan bahwa kepemimpinan di tingkat kota adalah ujung tombak dalam menghadirkan solusi nyata bagi dunia usaha.
Baca: Ganjar Ingatkan Anak Muda Harus Jadi Subjek Perubahan

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Jakarta Barat, Uin Mutmainnah, juga menyoroti pentingnya inovasi dalam memperkuat struktur ekonomi daerah.
"Inovasi dan peningkatan produktivitas adalah kunci untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas guna memperkuat daya saing Jakarta Barat," tutur Uin.
Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko), jajaran pemerintah kota, pengurus Kadin Indonesia, serta para Ketua Kadin wilayah se-DKI Jakarta.

















































































