Ikuti Kami

Itet Minta Pelaku Intoleransi Dikarantina Agar Pro Pancasila

Para pelaku tindak Intoleransi itu, menurut Itet harus diberi pemahaman mendalam tentang Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. 

Itet Minta Pelaku Intoleransi Dikarantina Agar Pro Pancasila
Anggota Komisi I DPR RI Itet Tridjajati Sumarijanto.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPR RI Itet Tridjajati Sumarijanto menyarankan agar para pelaku tindak Intoleransi berbasiskan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) dikarantina oleh negara. 

Salah satu tindak Intoleransi yang dimaksud Itet, adalah persekusi terhadap Gereja Protestan Indonesia (GPI) Tulang Bawang, Lampung pada Natal lalu, yang kemudian viral di media sosial. 

Baca: Ananta Tanam Ratusan Pohon & Bagi-bagikan Sembako ke Warga

Pengkarantinaan itu, sambung Itet, agar para pelaku Intoleran itu di 'brainwash' atau cuci otak untuk kembali  memahami dan menjadikan Pancasila sebagai pedomannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

"Sebab yang namanya konflik SARA atau Intoleransi, itu mengganggu Pancasila sebagai dasar negara kita," ujar Politisi PDI Perjuangan saat rapat kerja dengan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa di gedung DPR, Jakarta, Senin (24/1).

Baca: HUT Bu Mega, Dhito Teringat Sepatu Pemberian Megawati

Para pelaku tindak Intoleransi itu, menurut Itet harus diberi pemahaman mendalam tentang Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. 

Dengan demikian, para pelaku Intoleran itu tak akan mengulangi perbuatannya di masa mendatang.

"Ini saran dari masyarakat, yang saya sampaikan pada Panglima. Banyak yang menghendaki agar para pelaku Intoleran itu kita brainwash untuk memahami  bahwa Pancasila harus menjadi 'way of life' warga negara Indonesia," ujar Itet.

Quote