Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo Fraksi PDI Perjuangan, Fikri Syafi'i menyoroti minimnya ekspos UMKM di kanal resmi Pemkab.
Menurutnya, Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo mendesak Diskominfo tak hanya sibuk mempublikasikan kegiatan seremonial kepala daerah dan OPD, tetapi juga gencar mengangkat potensi lokal lewat konten digital.
Fikri Syafi'i menyebut mayoritas unggahan Kominfo masih berkutat pada agenda formal pejabat. "Lebih banyak narasi seremonial," ujarnya, dikutip dari wartabromo.com, Kamis (28/8).
Politikus muda PDI Perjuangan ini mendorong agar kanal resmi Pemkab, termasuk Instagram dan TikTok, dipenuhi konten UMKM dan pariwisata.
"Misalnya UMKM di desa tertentu dibuatkan video atau foto dengan narasi menarik. Ketika orang mengakses kanal resmi Pemkab, mereka langsung tahu potensi yang ada," katanya.
Menurut Fikri, digitalisasi bukan sekadar tren, tetapi pintu untuk memperluas pasar UMKM hingga level internasional.
"Ndak perlu gadget canggih, sederhana kan bisa. Kalau gencar dipromosikan, orang yang melihat akan tertarik untuk membeli, baik itu warga lokal maupun luar daerah," lanjut wakil rakyat dari Dapil 2 itu.
la menilai langkah itu selaras dengan program SAE Ekonomi yang diusung Bupati Probolinggo, dr. Moh. Haris.