Ikuti Kami

Mantap, Pasar Mranggen di Demak Segera Dibuka

Ganjar Pranowo memastikan Pasar Mranggen, Kabupaten Demak, segera dibuka agar perekonomian masyarakat dan pedagang bisa meningkat.

Mantap, Pasar Mranggen di Demak Segera Dibuka
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (ketiga kiri) didampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kedua kiri) dan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud Hamid Muhammad (kiri) menyaksikan penandatanganan kerja sama antara perwakilan 116 perusahaan dengan 391 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat Peluncuran Program Pendidikan Vokasi Tahap II antara industri dengan SMK untuk wilayah Jateng-DI Yogyakarta di Demak, Jawa Tengah, Kamis (28/2/2019). Kementerian Perindustrian menargetkan pada tahun 2019 seban

Demak, Gesuri.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan Pasar Mranggen, Kabupaten Demak, segera dibuka agar perekonomian masyarakat dan pedagang bisa meningkat.

"Sebelum (bulan) puasa tahun ini, insya Allah Pasar Mranggen sudah bisa digunakan karena progres pembangunan sudah 95 persen," katanya di Semarang, Jumat (1/3).

Baca: Hendi Ungkap Cara Tarik Pengunjung Pasar Srondol

Ganjar mengaku banyak mendapat pertanyaan dari berbagai pihak mengenai progres pembangunan Pasar Mranggen yang telah dimulai sejak 2014.

Setelah mendapat kepastian progres tersebut, Ganjar berharap tidak ada persoalan dalam pendistribusian surat pada pedagang yang berhak berjualan di Pasar Mranggen.

Untuk mengantisipasi itu, politikus PDI Perjuangan ini menyatakan telah dibentuk tim yang menangani hal tersebut.

"Sebelum penyerahan surat-suratnya kami minta pada Pemkab untuk dicek betul kualitas bangunannya agar hasil dari uang rakyat ini bisa hasilnya bagus sehingga pedagang dan pembeli bisa merasakan kenyamanan," ujarnya.

Ganjar mengungkapkan pada pembangunan ulang pasar yang telah berdiri sejak 1930 tersebut, Pemprov Jateng telah mengucurkan dana Rp6 miliar guna percepatan penyelesaian pembangunan.

Baca: Presiden Jokowi Borong Batik di Pasar Setono

Dengan dibukanya pasar yang terletak di jalur utama Semarang-Purwodadi tersebut diperkirakan bakal membuat ruas jalan setempat semakin padat.

Untuk mengatasi kemacetan, Ganjar menyampaikan telah ada pengajuan pembangunan jalan layang dari perbatasan Demak-Semarang sampai perbatasan Mranggen-Karangawen.

Quote