Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, mendorong kolaborasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan di Kabupaten Bondowoso yang dinilai membahayakan pengguna.
“Ketika masyarakat bergerak karena melihat kondisi jalan yang membahayakan dan rawan kecelakaan, tentu kami menghormati dan memberikan apresiasi. Tapi penanganannya tidak bisa hanya tambal sulam,” kata Martin, Selasa (17/3/2026).
Dorongan ini muncul menyusul kondisi jalan rusak di sejumlah titik yang bahkan memicu aksi swadaya masyarakat untuk menambal lubang jalan demi mengurangi risiko kecelakaan.
Martin mengapresiasi kepedulian warga tersebut, namun menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan harus dilakukan secara menyeluruh agar memberikan dampak jangka panjang.
“Kalau memang jalannya kewenangan kabupaten, pemerintah daerah bisa mengajukan bantuan keuangan dari APBD provinsi. Kami siap menindaklanjuti bahkan turun langsung melihat kondisi di lapangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah kabupaten memiliki peluang untuk mengajukan bantuan keuangan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna mempercepat perbaikan jalan, meskipun status jalan tersebut merupakan kewenangan kabupaten.
Menurutnya, Komisi D DPRD Jatim siap memfasilitasi langkah tersebut, termasuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi riil di lapangan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, mengungkapkan bahwa kondisi jalan kabupaten di wilayahnya masih membutuhkan perhatian serius.
“APBD Bondowoso sangat tidak mumpuni jika harus menyelesaikan semuanya sendiri. Karena itu daerah perlu mencari dukungan dari provinsi maupun pemerintah pusat,” ucap Sinung.
Ia menyebutkan, dari sekitar 1.300 kilometer jalan kabupaten di Bondowoso, sekitar 70 hingga 80 persen di antaranya masih dalam kondisi rusak, sehingga membutuhkan penanganan segera.
Sinung menegaskan, penyelesaian persoalan infrastruktur jalan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas pemerintahan agar penanganannya bisa lebih cepat dan menyeluruh.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat, diharapkan perbaikan jalan di Bondowoso dapat segera terealisasi, sehingga keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan dapat lebih terjamin.

















































































