Ikuti Kami

Pandangan JK, Prasangka Baik Pada Revisi UU KPK

Eva: Korupsi masih menjadi problem serius penghalang kemajuan dan pembangunan.

Pandangan JK, Prasangka Baik Pada Revisi UU KPK
Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK).

Jakarta, Gesuri.id - Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan pandangan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) tentang pemberantasan korupsi, merupakan pesan agar semua pihak harus berprasangka baik terhadap proses revisi UU KPK.

Baca: Revisi UU KPK, Komentar Arief Poyuono Terlalu Dini

Menurut Eva, korupsi masih menjadi problem serius penghalang kemajuan dan pembangunan. Sehingga, setiap pendapat ahli dan pemimpin yg kredibel menjadi masukan konstruktif. 

“Saya melihat momentum revisi UU KPK harus dikawal bersama sehingga perlu jaminan bagi Panja DPR untuk transparan, bisa diakses publik dan melakukan konsultasi publik seluasnya,” kata Eva kepada Gesuri, baru-baru ini. 

Sebelumnya, JK mengatakan saat ini persepsi masyarakat terhadap pemberantasan korupsi masih kurang tepat. Sebab banyak masyarakat yang menilai bahwa semakin banyak koruptor ditangkap, maka kinerja lembaga pemberantasan korupsi semakin baik.

Baca: Revisi UU Lemahkan KPK? Mana Buktinya

Padahal, JK menilai prestasi yang benar ialah semakin kurang orang yang ditangkap, karena hal itu menandakan korupsi sudah berkurang. 

Atas dasar itu, JK mengatakan KPK sebagai lembaga yang khusus menangani korupsi, perlu direvitalisasi. Ia mengatakan pemerintah menyepakati sebagian poin dari draf revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

Quote