Jakarta, Gesuri.id – DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan bantuan berupa rekening tabungan kepada 59 siswa yang terdampak kasus dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang.
Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Bung Karno, Kompleks Kantor DPC PDI Perjuangan Deli Serdang, Lubuk Pakam, Rabu (7/10/2026).
Bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), masing-masing siswa menerima rekening tabungan berisi saldo Rp300.000. Besaran bantuan ini disesuaikan dengan tingkat dampak kesehatan yang dialami para siswa.
Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumut, Sutrisno Pangaribuan, menyampaikan bahwa penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk empati mendalam terhadap para siswa dan orang tua yang terdampak.
“Ketika seorang anak mengalami gangguan kesehatan setelah makan di sekolah, beban psikologis orang tua tentu sangat berat. Ada rasa takut, khawatir, dan cemas. Kami hadir untuk turut meringankan beban tersebut bersama pihak keluarga,” kata Sutrisno, Kamis (8/10).
Sutrisno menegaskan, nilai bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun semangat gotong royong di dalamnya diharapkan mampu menguatkan keluarga korban.
"Bantuan ini bukan soal nominalnya. Kami sadar ini tidak dapat menghapus pengalaman traumatis anak-anak dan keluarga. Namun, melalui semangat gotong royong, kami ingin hadir dan berperan membantu mereka melewati situasi sulit ini," tuturnya.
Selain memberikan bantuan finansial, PDI Perjuangan Sumut menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, terutama dalam aspek standar keamanan pangan (food safety). Menurut Sutrisno, pengawasan ketat harus dilakukan mulai dari tahapan persiapan, pengolahan, hingga penyajian makanan di sekolah.
“Tolok ukur keberhasilan program gizi anak bukan sekadar makanan sampai di meja sekolah, melainkan apakah makanan tersebut aman dan bermanfaat. Kejadian di Galang harus jadi pelajaran berharga agar pengawasan diperketat dan tidak ada lagi anak yang menjadi korban,” tegasnya.
Baca: Ganjar Pranowo Akui Belajar Industri Kreatif dari K-POP
Penyaluran bantuan di Deli Serdang ini merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan PDI Perjuangan Sumut, setelah sebelumnya kegiatan serupa digelar di Kabupaten Karo dan Asahan.
Sutrisno menambahkan, aksi tanggap ini berpedoman pada arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang selalu mengingatkan kader untuk menempatkan rakyat sebagai pusat perjuangan.
“Ibu Megawati senantiasa mengingatkan bahwa rakyat adalah inti dari kerja-kerja kader. Saat warga menghadapi kesulitan, kami memilih turun langsung ke lapangan untuk melihat situasi dan memberikan bantuan semampu kami,” pungkasnya.

















































































