Ikuti Kami

Pemkab Bangka Selatan Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Nataru

Debby Vita Dewi mengatakan, secara umum stok bahan kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Pemkab Bangka Selatan Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Nataru
Jelang Nataru, Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi Bersama Forkopimda Cek Harga dan Stok Bapok, di Pasar Terminal Toboali - Foto: Babelpos.disway.id

Bangka Selatan, Gesuri.id - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memastikan, ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional masih aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Meskipun hingga kini masih terjadi kenaikan harga sejumlah komoditas strategis seperti cabai, bawang hingga daging ayam. Kenaikan tersebut dipengaruhi faktor musiman serta perubahan jalur pasokan dari daerah penghasil.

Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi mengatakan, secara umum stok bahan kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Kondisi ini dipastikan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Untuk ketersediaan stok sampai hari ini, khususnya di pasar masih aman. Hanya saja pasokannya ada yang dialihkan, misalnya bawang merah yang tadinya kita pasok dari Sumatera Barat, sekarang dialihkan ke Brebes," kata Debby Vita Dewi, Minggu (14/12).

Menurutnya, kenaikan harga yang terjadi saat ini bersifat musiman dan tidak berlangsung sepanjang tahun. Namun demikian, kondisi tersebut tetap berdampak pada perilaku belanja masyarakat, terutama rumah tangga yang sangat bergantung pada komoditas seperti cabai dan bawang.

Ia mengakui, tingginya harga sejumlah bahan pokok mulai mempengaruhi daya beli masyarakat. Dari hasil pemantauan di lapangan, jumlah pembeli di pasar cenderung menurun seiring kenaikan harga kebutuhan harian. 

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk mengambil langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga dan pasokan. "Salah satunya dengan memperkuat peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID-Red) melalui kolaborasi lintas sektor," jelas Debby Vita Dewi.

Koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan distributor menjadi kunci dalam menjaga kelancaran pasokan serta mencegah lonjakan harga yang tidak terkendali. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk melihat kondisi riil daya beli masyarakat.

 

Quote