Jakarta, Gesuri.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumpulkan donasi sebesar Rp3,8 miliar dari para aparatur sipil negara (ASN) untuk membantu penanganan korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain bantuan finansial,
Pemprov DKI juga menerjunkan tim tenaga kesehatan (nakes) langsung ke lokasi bencana.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa penggalangan dana dari ASN tersebut dilakukan secara sukarela. Saat ini, Pemprov DKI juga sedang menghimpun bantuan tambahan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) dari berbagai BUMD DKI Jakarta.
"Dana yang terkumpul dari ASN kemarin sudah mencapai Rp3,8 miliar. Saya yakin jumlah ini akan bertambah karena saya juga telah meminta partisipasi dari CSR BUMD," ujar Pramono kepada wartawan di Velodrome, Jakarta Timur, Selasa (18/8).
Pramono menambahkan, tim kesehatan dari Pemprov DKI Jakarta telah diberangkatkan ke NTT untuk memberikan penanganan medis secara langsung di lapangan. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian warga Jakarta terhadap musibah yang dialami masyarakat NTT.
"Pemerintah DKI Jakarta ingin hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kita di NTT. Apa pun yang terjadi di sana, kita ingin berperan serta membantu," tegasnya.
Baca: Soroti Pelibatan TNI-Polri di Sektor Pertanian, Ganjar Pranowo
Ia juga memastikan bahwa seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan secara transparan dan tepat sasaran.
Pemprov DKI Jakarta turut membuka pintu bagi masyarakat luas maupun pihak swasta yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui posko Pemprov DKI.

















































































