Ikuti Kami

Rahmad Minta Hati-hati Naikan Tarif Cukai Hasil Tembakau

Khususnya di sektor sigaret kretek tangan (SKT) harus mengedepankan asas kehati-hatian.

Rahmad Minta Hati-hati Naikan Tarif Cukai Hasil Tembakau
Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengatakan rencana kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada 2023, khususnya di sektor sigaret kretek tangan (SKT) harus mengedepankan asas kehati-hatian.

“Keinginan pemerintah untuk mengendalikan konsumsi tembakau bisa dipahami, tetapi khusus padat karya harus dilindungi agar kenaikan tarif cukai tidak menimbulkan gejolak di kalangan para pekerja SKT dan petani karena hidup mereka juga bergantung dari hasil tembakau,” kata Rahmad di Jakarta, Rabu (5/10).

Baca: Rahmad Ajak Semua Pihak Berempati Akan Tragedi Kanjuruhan

Rahmad mengakui perlu ada keseimbangan pada pengendalian tembakau. 

Namun pemerintah perlu melihat keputusan kenaikan tarif CHT, terutama pada segmen padat karya, akan mengganggu kinerja industri, khususnya buruh tani dan pekerja SKT.

“Aspek kesehatan tidak serta-merta jadi alasan utama. Keberadaan petani tembakau dan para pekerja SKT juga aspek lain yang harus dipertimbangkan. Pemerintah perlu berpikir jernih dan komprehensif sebelum memberikan keputusan,” bebernya.

Lebih lanjut, dia berharap jika keputusan kenaikan tarif CHT tidak bisa nol persen, tidak mengganggu kelangsungan hidup pekerja di segmen padat karya.

“Khusus SKT yang merupakan industri rokok yang diproduksi dengan tangan – tangan pekerja IHT. Apabila kenaikannya signifikan, tentu ini akan berpengaruh pada kelangsungan industri tersebut karena padat karya. Untuk itu, pemerintah perlu menimbang adanya potensi PHK dan lainnya,” kata Rahmad.

Baca: Bintang Minta Wujudkan Stadion Sepak Bola Ramah Anak

Sementara itu, dia berharap ditemukannya titik keseimbangan terkait kebijakan tarif CHT SKT agar para pekerja SKT masih bisa bertahan hidup. 

Dia juga merekomendasikan agar pemerintah fokus pada edukasi, sosialisasi, gerakan hidup masyarakat sehat tanpa rokok untuk pengendalian konsumsi, dibandingkan dengan menaikkan tarif CHT.

Quote