Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rimbun mengapresiasi langkah sejumlah perusahaan kelapa sawit yang bergotong royong menimbun jalan poros Kecamatan Tualan Hulu yang kerap terdampak banjir.
"Kami dari DPRD, khususnya yang berasal dari Dapil V sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas gotong-royong perusahaan memperbaiki jalan poros Tualan Hulu ini," kata Rimbun, dikutip Sabtu (28/2).
Perbaikan tersebut dilakukan pada ruas jalan di Desa Mirah dengan lebar 10 meter dan panjang sekitar 500 meter. Jalan tersebut merupakan akses utama dari Desa Mirah menuju Desa Luwuk Sampun.
Tinggi timbunan tanah mencapai sekitar 2 meter guna mengatasi genangan air saat hujan deras yang sebelumnya sering menyebabkan banjir dan menghambat aktivitas warga
Adapun pengerjaan dilakukan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) oleh 11 perusahaan sawit yang beroperasi di wilayah tersebut.
Perusahaan yang terlibat dalam program tersebut yakni PT Uniprimacom, PT Surya Inti Sawit Kahuripan, PT Tunas Agro Subur Kencana I, PT Tunas Agro Subur Kencana II, PT Hutanindo Agro Lestari, PT Swadaya Sapta Putra, PT Karya Makmur Bahagia, PT Hutan Sawit Lestari, PT Bumi Hutan Lestari, PT Adhyaksa Darma Satya, serta PT Bangkitgiat Usaha Mandiri.
Rimbun menilai kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta sangat dibutuhkan, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada keterbatasan fiskal daerah.
Peran aktif perusahaan melalui CSR dinilai menjadi solusi konkret agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan.
Ia menegaskan, keberadaan perusahaan di suatu wilayah harus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, termasuk dalam mendukung perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan.
"Jalan merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan. Perusahaan harus hadir memberi manfaat yang nyata," ujarnya.
Rimbun pun mendorong seluruh perusahaan yang beroperasi di daerah ini agar lebih aktif memperhatikan kondisi wilayah masing-masing melalui kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

















































































