Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rudianto Tjen, mendorong optimalisasi sarana dan prasarana (sarpras) kawasan wisata sebagai langkah strategis dalam mempercepat kemajuan daerah serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Hal tersebut disampaikan saat melakukan peninjauan langsung ke salah satu kawasan wisata di Sungailiat, Kabupaten Bangka, beberapa hari lalu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi fasilitas pendukung pariwisata sekaligus menyerap berbagai masukan terkait pengembangan destinasi wisata daerah.
Rudianto Tjen menilai Bangka Belitung memiliki potensi wisata alam yang sangat besar, namun masih perlu didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai agar mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
“Potensi wisata kita sangat luar biasa. Namun, pengembangan pariwisata harus dibarengi dengan peningkatan sarana dan prasarana agar wisatawan merasa nyaman, aman, dan memiliki pengalaman berkunjung yang baik,” ujarnya, dikutip Jumat (17/4/2026).
Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, optimalisasi fasilitas kawasan wisata tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga menyangkut penataan kawasan, kebersihan lingkungan, aksesibilitas, serta kesiapan fasilitas umum bagi pengunjung.
Menurutnya, sektor pariwisata memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah karena mampu membuka lapangan pekerjaan baru serta meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah di sekitar destinasi wisata.
“Pariwisata bisa menjadi kekuatan ekonomi daerah apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan. Karena itu, penguatan sarpras wisata harus menjadi perhatian bersama,” kata Rudi.
Rudianto Tjen juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pariwisata yang terintegrasi. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar pembangunan pariwisata berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.
Ia berharap pembenahan kawasan wisata dapat dilakukan secara bertahap melalui perencanaan yang matang, sehingga pengembangan pariwisata tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan karakter lokal Bangka Belitung.
“Pengembangan wisata harus berorientasi pada keberlanjutan. Kita ingin pariwisata berkembang, ekonomi masyarakat meningkat, tetapi lingkungan tetap terjaga,” tambahnya.
Melalui optimalisasi sarana dan prasarana wisata, Rudianto Tjen berharap Bangka Belitung semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan nasional yang mampu bersaing dengan daerah lain, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

















































































