Ikuti Kami

Samuel Wattimena Serap Aspirasi Petani Tembakau dan Dorong Budaya Jawa di Semarang

Samuel menggelar sarasehan untuk menyerap aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan industri tembakau.

Samuel Wattimena Serap Aspirasi Petani Tembakau dan Dorong Budaya Jawa di Semarang
Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena.

Semarang, Gesuri.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena, melakukan kunjungan kerja ke Padepokan Ilir-Ilir Sunan Kalijaga, Semarang, Minggu (8/2/2026). 

Dalam kunjungan tersebut, Samuel menggelar sarasehan untuk menyerap aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan industri tembakau.

Hadir dalam pertemuan tersebut Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Pabrik Rokok dan Petani Tembakau Indonesia (P2RPTI), pengurus DPD P2RPTI Jawa Tengah, serta puluhan perwakilan DPC dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik 

Dalam agenda bertajuk "Sarasehan Temu Tokoh Nasional" tersebut, Samuel menyoroti kondisi produsen rokok skala menengah ke bawah yang selama ini jarang mendapat perhatian khusus.

"Terus terang, ini adalah perspektif baru bagi saya mengenai dinamika produsen rokok di kalangan menengah ke bawah," ujar Samuel.

Ia mengakui bahwa kebijakan terkait industri ini sangat sensitif. Hal tersebut dikarenakan adanya benturan kepentingan antara aspek ekonomi rakyat dengan isu kesehatan dan lingkungan.

"Saya memilih sikap untuk mendengarkan dan mengumpulkan masukan terlebih dahulu. Nantinya, poin-poin ini akan kami bahas secara lintas komisi di DPR RI," jelasnya.

Samuel menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa serta-merta melarang industri rokok tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap ekonomi, mengingat sektor ini merupakan sumber pendapatan utama bagi jutaan masyarakat.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Selain membahas isu tembakau, Samuel juga menaruh perhatian pada potensi Padepokan Ilir-Ilir sebagai destinasi wisata budaya. Ia prihatin terhadap pergeseran nilai di kalangan generasi muda yang kian menjauh dari akar kebudayaan Jawa.

"Melalui padepokan ini, saya ingin menghadirkan dan mengingatkan kembali generasi muda mengenai kekayaan budaya Jawa yang kita miliki," ungkap Samuel.

Menurutnya, penguatan budaya bukan sekadar masalah tradisi, melainkan soal menjaga etika dan tata krama sebagai identitas bangsa. Ia berharap generasi muda tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Nusantara di tengah arus modernisasi.

Quote