Medan, Gesuri.id – Lions Club Indonesia Distrik 307-A2 (Gabungan Daerah 1C & 1D) menyalurkan 1.600 paket bantuan sosial (baksos) dalam rangka menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026. Penyaluran bantuan yang dilakukan di enam lokasi berbeda di Kota Medan ini menargetkan warga prasejahtera.
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa realitas kemiskinan bisa menimpa siapa saja tanpa memandang latar belakang etnis.
"Kemiskinan tidak mengenal suku dan warna kulit. Masih banyak warga Tionghoa yang hidup di bawah garis kemiskinan secara turun-temurun hingga ke anak cucu," ujar Sofyan Tan saat memberikan sambutan di lokasi baksos, Minggu (8/2/2026).
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Sofyan Tan menekankan bahwa jalan utama untuk keluar dari jerat ekonomi sulit adalah melalui pendidikan tinggi. Menurutnya, bantuan sembako bersifat sementara, namun ilmu pengetahuan adalah solusi jangka panjang.
“Apa pun suku dan warna kulitnya, seseorang hanya bisa lepas dari jerat kemiskinan jika anak-anak atau cucunya bersekolah hingga jenjang perguruan tinggi,” tambah Anggota Komisi X DPR RI tersebut.
Ia juga mengajak warga untuk menatap Tahun Baru Imlek 2026 dengan semangat baru. Mengingat pergantian dari tahun Shio Ular Kayu ke Shio Kuda Api, Sofyan berharap masyarakat dapat mengadopsi simbolisme Kuda Api yang kuat dan bergerak cepat.

Selain itu, ia memberikan peringatan keras terkait bahaya perjudian.
"Judi hanya spekulasi yang membuat warga semakin miskin. Tidak akan pernah menang melawan bandar. Kalau mau menang, sekolah yang pintar. Pemenang judi tetaplah bandar," tegas Presiden Pertama Lions Club Medan Kasuari ini.
Ketua Daerah 1C Lions Club, Meiriyanti, menjelaskan bahwa baksos tahun ini mencakup 1.600 paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, mi telur, gula, dan kebutuhan pokok lainnya. Pada hari kedua pelaksanaan, penyaluran dilakukan di tiga lokasi:
1. Sekolah Bodhicitta, Jalan Selam.
2. Yayasan Timur Lestari, Kompleks
3. Graha Metropolitan, Helvetia. .
Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik

"Lions Club adalah organisasi pengabdian yang bergerak di bidang sosial. Pembagian paket sembako ini merupakan agenda rutin setiap tahun, khususnya menjelang hari besar keagamaan," ungkap Meiriyanti.
Di antara ratusan penerima manfaat, tampak sosok Taibeng, seorang tukang pijat urut keliling. Dengan sepeda tuanya, ia mengantre demi mendapatkan paket sembako. Sosok seperti Taibeng mematahkan stigma yang mengidentikkan warga Tionghoa dengan kemapanan ekonomi. Baginya dan warga lain yang hadir, bantuan ini menjadi penyambung hidup di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus Lions Club, di antaranya Distric Coordinator 307-A2 Hakim Muliadi, Ketua Daerah 1D Sintia, Ketua Panitia Irwan Susanto, Sekretaris Bobby Lim, Bendahara Ridwan, serta para Presiden Club di bawah naungan Distrik 307-A2.

















































































