Ikuti Kami

Yordan Batara-Goa Pastikan DPRD Jatim Kawal Tuntutan Buruh hingga ke Pusat

​Yordan menggarisbawahi bahwa tuntutan massa kali ini sangat substansial, terutama mengenai perlindungan hak dasar pekerja.

Yordan Batara-Goa Pastikan DPRD Jatim Kawal Tuntutan Buruh hingga ke Pusat
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa.

Surabaya, Gesuri.id – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa, menegaskan komitmennya untuk mengawal tuntas aspirasi massa yang memadati depan Kantor DPRD Jatim dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Jumat (1/5).

​Menemui langsung massa aksi yang terdiri dari elemen buruh dan mahasiswa, Yordan menyatakan bahwa seluruh poin tuntutan telah dicatat secara resmi untuk diteruskan ke tingkat nasional.

​Yordan menggarisbawahi bahwa tuntutan massa kali ini sangat substansial, terutama mengenai perlindungan hak dasar pekerja.

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo

​"Teman-teman buruh dan mahasiswa menyampaikan tuntutan yang sangat jelas, mulai dari penghapusan sistem outsourcing hingga revisi aturan agar lebih berpihak kepada pekerja," ujar Yordan di tengah kerumunan massa.

​Selain isu internal ketenagakerjaan seperti penolakan upah murah dan ancaman PHK massal, Yordan juga menanggapi kritisnya massa terhadap program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), koperasi, hingga akses sekolah rakyat. Bagi Yordan, kritik tersebut adalah elemen vital dalam demokrasi.

​"Masukan ini penting sebagai bentuk evaluasi. Kritik masyarakat adalah kompas agar pemerintah bisa terus memperbaiki kualitas pelayanan publik," tambahnya.

​Menyadari bahwa banyak kebijakan yang dikritik berada di bawah payung hukum nasional, Yordan memastikan DPRD Jatim akan mengambil peran sebagai jembatan strategis.

​"Kami menyadari banyak regulasi ketenagakerjaan berada di tingkat nasional. Karena itu, kami akan meneruskan tuntutan ini secara formal ke pemerintah pusat agar segera ditindaklanjuti," jelas legislator asal PDI Perjuangan tersebut.

​Tak hanya buruh pabrik, Yordan juga menaruh perhatian khusus pada nasib pengemudi ojek online (ojol). Ia mengungkapkan bahwa DPRD Jatim telah menjadwalkan langkah konkret pada pekan depan.

​"Selasa nanti kami akan menggelar rapat bersama para driver online dan perangkat daerah terkait. Tujuannya satu: memastikan sistem yang ada lebih berpihak kepada mereka," ungkapnya. 

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

Ia menambahkan bahwa momentum terbitnya kebijakan baru terkait perlindungan driver harus dimanfaatkan untuk memperbaiki ekosistem transportasi online.

​Menutup pernyataannya, Yordan menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD Jatim tidak akan kendor, terutama dalam menagih janji-janji pemerintah pada peringatan May Day tahun sebelumnya.

​"Jika ada hal yang menjadi kewenangan provinsi namun belum dijalankan, pasti akan kami tindak lanjuti. Itu adalah bagian dari fungsi pengawasan kami di parlemen," tegas Yordan.

Quote