Ikuti Kami

Yuke Yurike Dukung Langkah Perluasan  MRT Jalur Kembangan-Balaraja

Banten merupakan wilayah yang memiliki keterkaitan erat dengan Jakarta secara ekonomi, mobilitas warga serta kebijakan transportasi.

Yuke Yurike Dukung Langkah Perluasan  MRT Jalur Kembangan-Balaraja
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike .

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menyatakan siap mendukung langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk perluasan layanan MRT jalur Kembangan-Balaraja.

"Kita siap apapun yang berhubungan dengan Komisi D dan integrasi wilayah-wilayah sekitar," kata Yuke di Jakarta, Rabu.

Yuke juga menyambut baik upaya kerja sama Pemprov DKI Jakarta dengan Pemprov Banten terkait proyek perluasan layanan MRT Lintas Timur-Barat fase 2 (Kembangan-Balaraja) turut menggandeng sejumlah pengembang yang wilayahnya bakal dilintasi jalur sepanjang sekitar 30 kilometer itu.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Langkah awal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara PT MRT Jakarta dan para pengembang yang digelar di Balai Kota Jakarta.

Yuke mengatakan bahwa sebagai kawasan aglomerasi, Banten merupakan wilayah yang memiliki keterkaitan erat dengan Jakarta secara ekonomi, mobilitas warga serta kebijakan transportasi.

"Segala sesuatunya kan juga tidak bisa kita hanya berpikir untuk DKI sendiri. Jadi aglomerasi ini juga harus saling berkomunikasi dan saling terintegrasi," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama Gubernur Banten Andra Soni menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Studi Potensi Kontribusi Pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Lintas Timur-Barat Fase 2 (Kembangan-Balaraja).

“Nota kesepahaman yang ditandatangani mencakup pengembangan MRT Lintas Timur-Barat rute Kembangan-Balaraja antara PT MRT Jakarta dan para pengembang di sekitar trase yang akan dikembangkan," kata Pramono.

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik

Pengembangan MRT Lintas Timur-Barat diharapkan memperluas cakupan layanan transportasi publik, memperkuat sistem aglomerasi serta meningkatkan daya saing kawasan.

Dengan terhubungnya koridor utara-selatan hingga Kota Tua, serta barat-timur sampai Balaraja, sistem transportasi Jakarta dan sekitarnya akan semakin terintegrasi.

Pramono berharap dengan penandatanganan MoU ini nantinya dapat meningkatkan layanan transportasi publik yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di kawasan metropolitan Jakarta-Banten.

Quote