Ikuti Kami

AYO Pastikan Gelontorkan Rp1 Triliun Hadapi Rentenir  

AYO dipastikan menelurkan program Riau bebas rentenir lewat dana Rp1 triliun dalam pembentukan BUMDes menghadapi rentenir.

AYO Pastikan Gelontorkan Rp1 Triliun Hadapi Rentenir  
Andi Rachman dan Suyatno

Siak, Gesuri.id – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 4 Riau, Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno memastikan adanya program dalam menangkal aksi rentenir. Caranya lewat bantuan Rp1 triliun dalam lima tahun untuk pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Andi Rachman dalam menggelar kampanye dialogis dengan warga Desa Benayah, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Sabtu (12/5) menjabarkan, adanya program Riau bebas rentenir. Di mana, akan ada unit usaha BUMDes yang melayani simpan pinjam dengan bunga rendah dan kompetitif sehingga ampuh 'membunuh' para rentenir yang memberi pinjaman kepada masyarakat dengan bunga tinggi.

Baca: Komunitas Penyelamat Sungai Siak Dukung AYO 

Andi lantas bercerita, kalau seminggu sebelum cuti kampanye, dirinya sebagai Gubernur Riau sudah menandatangi MoU dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka bersama sama memerangi rentenir di seluruh pelosok desa di Riau. 

Karena itu, dia mengaku bersama Suyatno akan berkomitmen menganggarkan Rp200 miliar per tahun dari APBD Riau untuk menghadirkan BUMdes di seluruh desa di Riau. Di mana, hingga kini, dari 1592 desa yang ada di Riau, sebanyak 800 di antaranya sudah memiliki BUMDes. Sisanya, 792 desa sedang dalam proses pendirian. 

"BUMDes ini kan salah satu unit usahanya simpan pinjam. Nah unit usaha inilah yang kita harapkan dapat menjadi 'pembunuh' rentenir di desa desa karena menawarkan bunga lebih rendah," ujarnya. Jadi, lanjutnya pelembagaan Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam menjadi BUMDes ini akan terus dipacu.

"Saya dorong bapak bapak dan ibu segera dirikan BUMDes. Kalau pingin belajar mengembangkan usaha bisa ke provinsi, di sana ada BUMDes Center. Contoh contoh BUMDes berhasil juga sudah banyak," tambahnya. 

Baca: Dukung AYO, Bupati Bengkalis: Janji Pemekaran itu Bohong

Mendengar hal tersebut warga pun kegirangan. Sebab, memang banyak masyarakat Riau, khususnya di Siak yang seringkali terjerat utang dengan kalangan rentenir.

"Kami tadi sudah dengar penjelasan pak Andi Rachman soal Riau Bebas Rentenir. Program itu sungguh baik dan bagus. Membantu kami warga desa dapat modal tanpa harus tercekik dengan bunga yang tinggi dari renternir," ujar Tarmidi, salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Quote