Jakarta, Gesuri.id - Memasuki masa kampanye dan menghangatnya suhu politik di DIY, seiring 26 hari jelang pelaksanaan Pemilu 2024 pada 14 Pebruari mendatang, rakyat DIY diajak bersama Jaga Jogja Istimewa.
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menegaskan rasa aman dan nyaman penting dalam proses demokrasi elektoral di masa kampanye saat ini.
Baca: Lima Kelebihan Gubernur Ganjar Pranowo

"Mari sama sama jaga Jogja Istimewa, jangan ada yang mengganggu rasa aman dan ketentraman rakyat Yogyakarta. Apalagi melukai hati rakyat Yogyakarta dengan bikin gaduh seperti yang dilakukan kader PSI, Ade Armando yang pernyataannya mencederai dan menodai Keistimewaan DIY," kata Eko.
Eko menyatakan Jaga Jogja Istimewa bermakna sekaligus menjaga Indonesia. Apalagi dengan posisi dan sejarah Yogyakarta yang berperan besar di masa awal kemerdekaan Indonesia.
"Yogyakarta menjadi etalase bagi Indonesia. Apresiasi saya kepada Ketua RT, RW hingga kepala kampung yang jalankan pelayanan ke masyarakat dengan sukarela, dari mereka ada pelajaran bagaimana berdemokrasi bermartabat dan berbudaya " kata Eko Suwanto, caleg DPRD DIY nomor urut 2 dari Fraksi PDI Perjuangan dapil Kota Yogyakarta.

Baca: Ini Profil Singkat Ketua TPD Ganjar-Mahfud Provinsi Sumatera Selatan
Hadir juga Komisioner Bawaslu Kota Yogyakarta, Andi Kartala dan Komisi Informasi Daerah Wawan Budianto.
"Masyarakat harus berani laporkan kalau ada kecurangan pemilu dan menemukan pelanggaran selama masa kampanye. Tidak perlu takut laporkan, kalau ada pidana pemilu diproses di Gakkumdu," kata Andi Kartala, Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta.

















































































