Ikuti Kami

Ini Alasan Herman HN Keluar Saat Dikusi Bersama Mahasiswa

Merasa diberlakukan curang dan tak dihormati, Herman HN mengakhiri diskusi bersama mahasiswa Unila.

Ini Alasan Herman HN Keluar Saat Dikusi Bersama Mahasiswa
Herman HN saat menunjukkan bukti dukungan dari PDI Perjuangan

Bandar Lampung, Gesuri.id – Cabug Lampung nomor urut 2, Herman HN masih menyatakan atas aksi tak fair yang dirasakannya saat mengikuti diskusi bersama mahasiswa. Dia meyakini, kalau panitia kurang cermat menghitung waktu dan terkesan mendikte. 

Sedianya diskusi membeda visi-misi Cagun dan Cawagub Lampung yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung (Unila) di lantai 2 gedung rektorat pada akhir pekan lalu. Kala itu, Herman HN tiba-tiba keluar ketika sedang diskusi masih berlangsung. Apa sebabnya?

Hal ini tak lain menurut Herman lantaran panitia acara khususnya moderator tak fair. Sebab, ketika diberikan kesempatan berbicar menjelaskan visi misi menurutnya waktunya tak sesuai aturan. Hal itu terjadi sang moderator, Muhammad Arief Rifai mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unila mengingatkan bahwa waktu 10 menit sudah habis namun Herman HN yakin dari perhitungannya belum ada lima menit berselang. 

(Baca juga: Di Natar, Herman HN Dikerubuti Warga

Hal ini membuat Herman pun bertanya-tanya. “Saya kecewa, saya baru 5 menit ngomong di depan tapi dibilang sama moderator sudah 10 menit ngomong,” akunya. Herman pun awalnya mempertanyakan keganjilan yang dia rasakan. "Masa sudah 10 menit, bohong itu. Saya bilang masih belum setengahnya. Saya malah bilang mau keluar kalau memang tidak adil,” tambah Herman.

Namun, jawaban moderator malah membuat Herman makin berang. Sebab, tanpa tedeng aling-aling, Herman yang mencoba menjelaskan program kesehatan gratis malah dan perbaikan infrastruktur diminta menjelaskan visi-misi. "Iya ini dari tadi visi-misi, kamu jangan enggak bener. Saya ingin yang bener tegakan aturan. Kalau dibilang saya tadi sudah 10 menit, saya ini punya jam," bentak mantan Walikota Bandar Lampung dua periode ini.

(Baca juga: Herman HN Siap Bikin Mulus Jalan di Lampung)  

Bukan sampai di situ. Menurutnya gelagat dan perkataan Arief Rifai selaku moderator kurang sopan. "Saya enggak mau main-main. Kamu masih kecil masih muda, umur saya sudah 62 tahun. Kalau belum 5 menit saja kamu bilang sudah 10 menit saya keluar. Saya ingin kebenaran," kata Herman yang juga Ketua Satgas Cakrabuana PDI Perjuangan Lampung seketika meninggalkan ruangan dikusi.

Selain itu, Herman merasa dalam memberi penjelasan tidak menyimpang dari visi-misi. "Visi misi itukan isinya bukan ngawur ngawur. Tol Presiden, bandara Presiden, dari mana yang daerah membangunnya? Jangan sebohong-bohongnya kita in,” akunya kesal.

Bagi Herman ini sebagai ketegasan agar mahasiswa dapat lebih objektif.  "Saya sudah jengkel kalau sudah gini. Males saya. Saya ingin pilkada objektif. Jadi pilkada kita bersih. Kalau gini aja sudah enggak bener,” tambah Herman lagi.

Quote