Ikuti Kami

Aulia Rahman Basri Tutup Turnamen Ramadan On The Court 2026 di Fatma Padel Tenggarong

Olahraga padel semakin berkembang dan banyak diminati berbagai kalangan menunjukkan masyarakat semakin terbuka terhadap ragam aktivitas.

Aulia Rahman Basri Tutup Turnamen Ramadan On The Court 2026 di Fatma Padel Tenggarong
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menutup Turnamen Ramadan On The Court 2026 yang berlangsung di Fatma Padel Tenggarong..

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menutup Turnamen Ramadan On The Court 2026 yang berlangsung di Fatma Padel Tenggarong.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan olahraga padel yang saat ini semakin berkembang dan banyak diminati berbagai kalangan menunjukkan masyarakat semakin terbuka terhadap ragam aktivitas olahraga yang modern, dinamis, dan inklusif.

Ia melihat perkembangan olahraga padel di Kutai Kartanegara memiliki potensi besar untuk terus tumbuh. Kehadiran klub dan komunitas padel yang semakin solid seperti yang terlihat saat ini menjadi modal sosial yang sangat penting. Pemerintah daerah, kata dia, tentu memberikan dukungan terhadap tumbuhnya berbagai cabang olahraga, termasuk padel, sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat dan aktif.

“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan turnamen ini dengan baik, serta kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat sportivitas selama pertandingan berlangsung,” ujarnya, Selasa (10/03).

Menurutnya, kegiatan seperti Ramadan On The Court 2026 juga memberikan pesan penting bahwa olahraga dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan. Dalam sebuah pertandingan, masyarakat belajar tentang kerja sama, kedisiplinan, menghargai lawan, serta menerima kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada.

“Nilai-nilai inilah yang sesungguhnya sangat relevan dengan semangat Ramadan, yaitu memperkuat kesabaran, kejujuran, dan persaudaraan,” ujarnya.

Aulia menambahkan turnamen tersebut bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana membangun kebersamaan, memperluas jaringan persahabatan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga.

“Kepada para peserta yang berhasil meraih juara, saya ucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan berkontribusi dalam pengembangan olahraga padel di daerah kita,” ujarnya.

“Sementara bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara, saya berharap tetap menjaga semangat dan terus berlatih. Dalam olahraga, yang terpenting bukan hanya kemenangan, tetapi proses, pengalaman, dan semangat untuk terus berkembang,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Turnamen tersebut diharapkan menjadi awal berkembangnya ekosistem olahraga padel di Kutai Kartanegara.

Ke depan, pemerintah daerah berharap semakin banyak kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat luas sehingga olahraga benar-benar menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Quote