Jakarta, Gesuri.id - Langkah Israel dan Amerika Serikat yang melakukan serangan ke Iran dan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei pada Sabtu (28/2/2026) pagi, membuat duka warga dunia.
Tindakan serangan kepada negara berdaulat dari Amerika Serikat dan Israel jelas melanggar ketertiban dan perdamaian dunia.
"Apa yang terjadi di Timur Tengah, kematian pemimpin Iran dalam serangan oleh Israel dan Amerika Serikat membuat kematian orang-orang sipil, anak-anak. Tindakan Amerika Serikat dan Israel, jelas melanggar prinsip perdamaian dunia," kata Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, Kamis (5/3).
Baca: Ganjar Ingatkan Anak Muda Harus Jadi Subjek Perubahan,

Indonesia yang menjadi bagian negara non blok, reputasinya hancur di bawah kepemimpinan Prabowo. Apalagi dengan pilihan kebijakan luar negeri terkini, justru masuk perangkap Amerika Serikat dalam membela kepentingan Israel.
Eko Suwanto, politisi PDI Perjuangan Yogyakarta menyebutkan komposisi Indonesia sekarang dengan bagian Board of Peace, tidak strategis dalam upaya turut menciptakan ketertiban dunia.
Bangsa Indonesia, sangat jelas dalam dasar konstitusi di pembukaan UUD 1945, melawan setiap penjajahan. Pemerintahan RI kini memilih Indonesia berada dalam blok yang sama dengan Israel - Amerika Serikat, menjadi bagian BOP padahal kita ingat isi konstitusi - RI. Indonesia jalankan politik bebas aktif. Israel - Amerika Serikat bertindak jauh.
"Amerika Serikat dan Israel telah melampaui kewenangannya. Seharusnya Indonesia konsisten dengan poltik bebas aktif, sesuai amanah konstitusi kita, harusnya melawan penjajahan, aktif mewujudkan, menjaga ketertiban dunia, perdamaian abadi dan keadilan sosial, seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 . Jelas sikap menyerang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran langgar prinsip dasar di konstitusi UUD 1945.," kata Eko Suwanto, politisi PDI Perjuangan.

Baca: Ganjar Pranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat
Eko Suwanto menambahkan relasi Indonesia - Iran memiliki sejarah panjang yaitu lebih dari 75 tahun persahabatan kedua negara.
"Maka di dalam bingkai kemanusiaan, DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta mengapresiasi dan mendukung pernyataan Ibu Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 RI dalam surat duka yang dikirimkan ke pemerintah Iran, dengan pesan duka cita mendalam atas jatuhnya korban sipil, anak anak dan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei saya rasa bagian bangsa Indonesia menjaga hubungan baik Indonesia-Iran. Itu meneruskan merawat warisan terbaik dari para pendahulu baik Bung Karno di Indonesia maupun para pemimpin revolusi di Iran. Yakni tekad untuk membangun dunia yang damai, bebas dari imperialisme dan hegemoni, serta berpihak kepada mereka yang tertindas. Pesan penting Ibu Megawati, bahwa persahabatan antara bangsa Indonesia dan bangsa Iran tetap terpelihara dan bahkan semakin dipererat di masa yang akan datang, " kata Eko Suwanto Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta.

















































































