Kota Palu, Gesuri.id – Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) menggelar workshop pelatihan jurnalistik bareng pemuda dan pemudi di Jalan Tavanjuka Indah No 3, Tinggede, Kecamatan Marawola, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa, (10/10).
Pada kegiatan pelatihan tersebut, Loyalis Ganjar Pranowo menggandeng Forum Pemuda Pemerhati Pendidikan (Fordapan).
Sementara, koordinator wilayah GMC Sulteng, Muamar Khadafi mengatakan tujuan kegiatan ini untuk membekali kaum milenial dalam membuat tulisan karangan narasi sehingga bisa memberikan informasi yang positif kepada masyarakat.
“Kaum milenial mendapatkan bekal untuk menggali bakat menulis mereka sehingga mampu menginformasikan sebuah berita dalam suatu media baik cetak, online, ataupun media sosial,” ujar Muamar Khadafi.
Ia mengatakan, pengetahuan dan wawasan dalam menulis ini sangat penting untuk bekal bagi milenial dalam membuat makalah dan lainnya.
“Kegiatan pelatihan jurnalistik ini juga dalam upaya memerangi berita hoaks atau berita bohong dan bijak dalam bermedia sosial,” katanya.
Kegiatan yang digelar oleh sukarelawan Ganjar Milenial Center ini juga mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat sekitar. Hal itu dapat terlihat dari para peserta yang menghadiri pelatihan tersebut.
Tak hanya itu, Muamar Khadafi dalam kesempatan tersebut juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (Capres) 2024 kepada para peserta yang hadir.
Sementara itu, Ramadhani sebagai pemateri pelatihan itu mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan seorang reporter yang mendukung tugas humas dari tiap-tiap organisasi kampus khususnya.
“Tentunya dengan mengikuti pelatihan jurnalistik ini mereka dapat mengeksploitasi sebuah informasi lebih dalam,” ujar Ramadhani
Moh Ismail, salah satu peserta yang mengikuti kegiatan Pelatihan Jurnalistik mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh GMC ini.
Dan kini ia mengetahui penulisan berita seperti menulis indepth reporting dan feature, foto jurnalistik, edukasi memviralkan sebuah informasi, serta reportase pengelolaan media sosial.
Selain itu, para peserta juga diajak langsung mempraktikkan apa yang sudah mereka dapat setelah diberikan materi.

















































































