Ikuti Kami

Keluarga Bung Hatta Apresiasi PDI Perjuangan, Dorong Pemikiran Soekarno-Hatta Terus Dibumikan

Halida Hatta, secara khusus menyampaikan apresiasi kepada PDI Perjuangan yang kembali memperingati hari kelahiran Bung Hatta pada 12 Agustus

Keluarga Bung Hatta Apresiasi PDI Perjuangan, Dorong Pemikiran Soekarno-Hatta Terus Dibumikan
Putri Bungsu Bung Hatta Halida Hatta dalam Diskusi Sejarah Seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia - Foto: Alvin/Gesuri.id

Jakarta, Gesuri.id — Keluarga besar Mohammad Hatta mengapresiasi komitmen PDI Perjuangan yang secara konsisten memperingati hari lahir Proklamator Republik Indonesia tersebut setiap 12 Agustus. Peringatan ini dinilai penting untuk menjaga ingatan sejarah sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan Bung Hatta dan Bung Karno.

Putri sulung Bung Hatta, Meutia Farida Hatta Swasono, menyoroti memudarnya rasa cinta tanah air dan pemahaman sejarah di kalangan generasi muda. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan yang perlu dijawab bersama melalui penguatan pendidikan sejarah dan kebangsaan.

Meutia menyampaikan hal tersebut dalam rangkaian peringatan 124 tahun Bung Hatta. Ia mengajak seluruh pihak kembali menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh Dwitunggal Soekarno-Hatta kepada generasi penerus.

“Yayasan Hatta terus berupaya menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pihak, termasuk keluarga besar PDI Perjuangan,” ujar Meutia.

Ia mengatakan, kerja sama tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni membumikan kembali pemikiran besar kedua Proklamator agar tetap relevan dan menjadi pijakan bagi masa depan Indonesia.

Meutia juga mengapresiasi bermunculannya organisasi-organisasi pemuda yang mulai aktif memberikan pelatihan sejarah dan kebangsaan di sekolah-sekolah. Menurutnya, gerakan tersebut penting untuk mendekatkan sejarah perjuangan bangsa kepada generasi muda.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada para sejarawan, tokoh politik, termasuk kader PDI Perjuangan dan anggota DPR RI Bonnie Triyana, serta panitia kegiatan yang terus mendorong edukasi sejarah kepada masyarakat.

“Sejarah harus terus dikenalkan kepada generasi muda agar mereka memahami dari mana bangsa ini berasal dan nilai-nilai apa yang harus dijaga,” katanya.

Sementara itu, putri bungsu Bung Hatta, Halida Hatta, secara khusus menyampaikan apresiasi kepada PDI Perjuangan yang kembali memperingati hari kelahiran Bung Hatta pada 12 Agustus.

Menurut Halida, peringatan tersebut menjadi ruang penting untuk kembali menggali, memahami, sekaligus menghormati pemikiran Bung Hatta dan Bung Karno.

Ia menilai kepemimpinan Dwitunggal Soekarno-Hatta pada masa awal kemerdekaan merupakan kepemimpinan yang solid. Keduanya mampu menghadapi berbagai tantangan besar dalam mempertahankan dan membangun negara yang baru saja merdeka.

Halida berharap suatu saat terdapat momentum yang mempertemukan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Meutia Hatta dalam satu forum. Pertemuan tersebut, menurutnya, dapat menjadi ruang penting untuk menggali pemikiran serta warisan perjuangan Bung Karno dan Bung Hatta.

“Harapannya ada satu momen yang mempertemukan Ibu Megawati Soekarnoputri dan Mbak Meutia Hatta dalam satu forum untuk bersama-sama menggali dan menghormati pemikiran Bung Hatta dan Bung Karno,” ujar Halida.

Ia menegaskan, warisan Dwitunggal tidak semata-mata menjadi bagian dari catatan sejarah, tetapi juga memiliki nilai yang perlu terus dipelajari dan diaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa.

Peringatan 124 tahun Bung Hatta pun menjadi momentum untuk memperkuat kembali ingatan kolektif bangsa bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari gagasan, perjuangan, persatuan, serta keteladanan para pendiri bangsa.

Karena itu, kolaborasi antara keluarga Bung Hatta, sejarawan, organisasi pemuda, tokoh politik, dan berbagai elemen masyarakat dinilai penting agar pemikiran para Proklamator tidak berhenti sebagai sejarah, melainkan terus hidup sebagai inspirasi bagi generasi masa kini dan mendatang.

Quote