Ikuti Kami

Pengajian Ramadan Jadi Cara Lansia Rowosari Kendal Ngabuburit dan Silaturahmi

Selain mempererat tali silaturahmi antarwarga, kegiatan ini juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan di bulan suci Ramadan

Pengajian Ramadan Jadi Cara Lansia Rowosari Kendal Ngabuburit dan Silaturahmi
Ketua Komisi A DPRD Kendal dari Fraksi PDI Perjuangan, Munawir berbuka puasa bersama lansia di Rowosari, Kendal - Foto: Istimewa

Kendal, Gesuri.id - Ketua Komisi A DPRD Kendal dari fraksi PDI Perjuangan, Munawir, mengatakan kegiatan pengajian yang sdiikuti ratusan lansia di Desa Jatipurwo, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal menjadi cara positif masyarakat dalam mengisi waktu ngabuburit selama bulan Ramadan.

“Selain mempererat tali silaturahmi antarwarga, kegiatan ini juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan di bulan suci Ramadan,” kata Munawir, Selasa (10/3/2026).

Cara berbeda memang dilakukan para lansia di Desa Jatipurwo dalam menunggu waktu berbuka puasa. Jika sebagian masyarakat memilih berjalan-jalan atau berburu takjil, ratusan lansia di desa tersebut justru mengisi waktu ngabuburit dengan mengikuti kajian Islam.

Kegiatan pengajian tersebut digelar setiap sore selama bulan Ramadan dan diikuti ratusan warga, khususnya kalangan lanjut usia. Mereka berkumpul di majelis untuk mendengarkan tausiah agama sambil menunggu azan Maghrib berkumandang.

Sejak sore hari, para lansia mulai berdatangan ke lokasi pengajian. Dengan penuh antusias, mereka duduk bersama mengikuti rangkaian kegiatan hingga waktu berbuka tiba. Selain menambah ilmu agama, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga.

Pengajian tersebut menghadirkan para penceramah, baik kiai lokal maupun dari luar daerah. Materi kajian disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan menyesuaikan dengan kondisi para jamaah lansia sehingga mudah dipahami.

Salah satu penceramah, KH Dr Irfan Yusuf AY LC MA, mengatakan bahwa kegiatan kajian Islam selama Ramadan menjadi sarana penting untuk meningkatkan pemahaman agama masyarakat.

“Antusiasme warga sangat tinggi, terutama para lansia. Mereka tetap semangat hadir mengikuti pengajian setiap sore untuk menambah pengetahuan agama,” ujarnya.

Sebelum pengajian dimulai, kegiatan terlebih dahulu diawali dengan semaan Al-Qur’an atau membaca Al-Qur’an bersama. Bacaan ayat suci Al-Qur’an dilantunkan oleh salah satu santriwati dari Desa Jatipurwo.

Santriwati tersebut adalah Azlia Mastura yang dipercaya membacakan Al-Qur’an di hadapan para jamaah. Lantunan ayat suci yang dibacakan membuat suasana pengajian menjadi lebih khusyuk.

Azlia mengaku senang dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk belajar sekaligus berbagi kebaikan dengan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ngabuburit melalui kajian Islam ini, diharapkan dapat menambah khazanah serta pengetahuan agama bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi cara positif bagi para lansia untuk memanfaatkan waktu menunggu berbuka puasa selama bulan Ramadan.

Quote