Jakarta, Gesuri.id - Rangkaian seleksi pemain Banteng Jatim FC U-17 menuju ajang Soekarno Cup 2026 yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Kota Blitar diawali dengan ziarah ke makam Proklamator Republik Indonesia, Soekarno, Sabtu.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Daniel Rohi, mengatakan ziarah tersebut merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai perjuangan kepada generasi muda melalui kegiatan olahraga, khususnya sepak bola.
“Bung Karno selalu menekankan pentingnya membangun karakter bangsa yang kuat, percaya diri, dan memiliki semangat gotong royong. Karena itu para pemain kami ajak datang ke makam Bung Karno agar mereka merasakan dan menyerap semangat perjuangan beliau,” kata Daniel Rohi, melalui keterangan yang diterima di Surabaya.
Baca: Ganjar Pranowo Ajak Kader Banteng NTB Perkuat Nilai Perjuangan
Para calon pemain yang berasal dari berbagai wilayah di Blitar Raya mengikuti kegiatan tersebut dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada presiden pertama Republik Indonesia.
Setelah ziarah, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil kepada masyarakat di sekitar kawasan makam, kemudian diakhiri dengan buka puasa bersama para peserta seleksi dan tim pelatih.
Pada malam harinya, sekitar pukul 20.00 WIB, para pemain mengikuti seleksi teknis yang berlangsung di Stadion Gelora Supriyadi.
Tim pelatih serta pencari bakat Banteng Jatim FC U-17 melakukan penilaian terhadap kemampuan teknik dasar, kondisi fisik, hingga mental bertanding para peserta.
Seleksi di Blitar merupakan bagian dari program penjaringan pemain muda yang dilakukan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di lima wilayah.
Sebelumnya kegiatan serupa telah digelar di Banyuwangi, dan selanjutnya akan berlangsung di Malang, Surabaya, serta Bangkalan.
Para pemain yang berhasil lolos seleksi akan dipersiapkan untuk memperkuat Banteng Jatim FC U-17 dalam turnamen Soekarno Cup 2026, kompetisi sepak bola usia muda antar provinsi yang diinisiasi PDI Perjuangan.
Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis
Turnamen tersebut direncanakan digelar pada Juli 2026 di Surabaya dengan melibatkan 16 provinsi dari berbagai daerah di Indonesia.
Anggota DPRD Jatim ini menambahkan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaring talenta sepak bola muda, tetapi juga membangun karakter generasi penerus bangsa.
“Blitar adalah Bumi Bung Karno. Kami berharap dari tanah ini lahir pemain-pemain muda yang tidak hanya hebat bermain bola, tetapi juga memiliki disiplin, semangat perjuangan, dan karakter kuat sebagaimana nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno,” ujarnya.

















































































