Surabaya, Gesuri.id - Penyelenggaraan Soekarno Cup 2026 menjadi bukti nyata komitmen berkesinambungan dalam membangun fondasi olahraga nasional dari level akar rumput.
Turnamen sepak bola usia muda yang mempertemukan talenta-talenta terbaik dari 16 provinsi di Indonesia ini hadir sebagai panggung strategis untuk melahirkan generasi baru atlet profesional.
Melalui tata kelola kejuaraan yang tertata rapi serta dukungan penuh jaringan organisasi, ajang ini dirancang sebagai jembatan langsung bagi para pemain belia menuju panggung sepak bola nasional hingga internasional.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

Pengarah Panitia Soekarno Cup 2026, Deni Wicaksono, memberikan apresiasi mendalam atas sinergi seluruh pihak yang mematangkan kesiapan kejuaraan bergengsi bagi kategori umur 17 tahun ini.
Menurutnya, kesiapan infrastruktur pertandingan di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik menjadi cerminan keseriusan dalam memfasilitasi mimpi sekitar 400 pesepak bola muda dari berbagai penjuru tanah air. Dukungan keorganisasian yang solid di tingkat daerah dinilai menjadi penopang utama agar kompetisi dapat
berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan.
“Harapannya, dari Soekarno Cup lahir bibit-bibit unggul yang bisa bermain di klub profesional, memperkuat tim nasional, bahkan berkarier di luar negeri,” ujar Deni.
Ia menegaskan bahwa konsistensi dalam memberikan wadah pembinaan merupakan wujud tanggung jawab moral untuk memastikan bakat-bakat daerah tidak terhenti di tengah jalan. Kehadiran turnamen ini sekaligus menjadi instrumen penting dalam mempererat tali persaudaraan antardaerah serta membangun mental bertanding para pemain sejak dini. Orientasi jangka panjang penyelenggaraan ini senantiasa difokuskan pada penguatan kualitas teknis dan kepribadian atlet muda di lapangan.
“Turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan pemain muda sekaligus mempererat persaudaraan antardaerah,” tegasnya.

Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
Dukungan konkret terhadap pembinaan usia muda ini juga diperkuat melalui kesiapan alur promosi pemain menuju jenjang kompetisi profesional secara bertahap. Wakil Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026, Ono Surono, menyampaikan apresiasi atas hadirnya jembatan pembinaan yang tersambung langsung dengan klub-klub resmi di berbagai tingkatan liga. Langkah kolaboratif tersebut diambil guna menjamin agar para pemain potensial hasil pemantauan bakat dapat terus berkembang dalam ekosistem kompetisi yang kompetitif.
“Kita berharap, 16 tim yang nanti akan bermain, pemain-pemainnya yang pertama disalurkan kepada tiga klub tersebut,” kata Ono.
Perlu diketahui, Saat ini, PDI Perjuangan memiliki tiga klub yang berlaga di kompetisi nasional, yakni Banteng Muda Jatim FC (Liga 4), Putra Sang Fajar FC (Liga 3), dan De Red FC (Liga 2).
Serta, seluruh pertandingan Soekarno Cup 2026 akan menggunakan bola Adidas Tiro Competition berstandar FIFA Quality Pro dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Soekarno Cup.

















































































