Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI, Totok Hedi Santosa, menilai pembahasan Pancasila dari perspektif generasi muda penting dilakukan, terutama di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan budaya digital. Hal itu disampaikannya dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pancasila Versi Generasi Zoomers (Gen Z)” yang digelar Perhimpunan Warga Pancasila di Loman Park Hotel, Minggu (15/3/2026).
"Gen Z sebenarnya memiliki dorongan untuk hidup dalam nilai-nilai itu, hanya saja kadang mereka tidak menyadari bahwa nilai tersebut sesungguhnya sudah ada dalam Pancasila yang digali dari ruh dan jiwa bangsa," katanya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program seri ke-9 PWP yang bertujuan membuka ruang dialog bagi generasi muda untuk menyampaikan pandangan mereka terkait relevansi Pancasila di era digital. Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, tokoh masyarakat, hingga praktisi media, serta melibatkan generasi muda sebagai peserta aktif.
Sekretaris Umum PWP, Saifudin Zuhri, menjelaskan bahwa Generasi Z memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya karena tumbuh dalam lingkungan digital yang sangat dinamis. Mereka terbiasa dengan internet, kecerdasan buatan, serta media sosial yang membentuk cara pandang baru dalam memahami berbagai nilai, termasuk ideologi negara.
"Gen Z punya hak untuk mengekspresikan deliberasi di ruang publik. Biarkan Gen Z spill apa yang ada di benak mereka dan memaknai Pancasila menurut bahasa zamannya, bukan eranya mereka diindoktrinasi apalagi dihakimi," katanya.
Sementara itu, jurnalis senior Sigap Sumantri menyoroti perubahan besar yang terjadi di era kecerdasan buatan (AI), yang turut memengaruhi cara generasi muda berinteraksi dan membangun pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Di sisi lain, Guru Besar Sosiologi Universitas Negeri Yogyakarta, Sugeng Bayu Wahyono, mengingatkan bahwa Pancasila sejatinya bukan diciptakan, melainkan digali dari nilai-nilai yang telah lama hidup dalam masyarakat Indonesia.
Melalui FGD ini, PWP berharap Generasi Z dapat menyampaikan gagasan dan pandangan secara terbuka mengenai Pancasila di tengah perubahan sosial, budaya, dan teknologi. Forum ini juga diharapkan menjadi ruang dialog yang konstruktif agar nilai-nilai Pancasila tetap relevan dan dapat diterjemahkan dalam kehidupan generasi muda masa kini.

















































































