Jakarta, Gesuri.id – Ketua Bidang Perekonomian DPP PDI Perjuangan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), turun langsung menyapa warga Cipete Utara, Jakarta Selatan, Selasa (7/4).
Kehadiran Ahok bertujuan untuk menyosialisasikan sekaligus mengeksekusi program "Gentengisasi", sebuah inisiatif untuk menciptakan hunian warga yang lebih sejuk, sehat, dan estetis.
Baca: Lapak Ganjar Jadi Acuan Para 'Reseller' Seluruh Indonesia
Dalam aksi nyata tersebut, Ahok didampingi Pengurus Ranting (PR) PDI Perjuangan Kelurahan Cipete Utara mengunjungi kediaman Ibu Suparni di Jalan Kirai, RT 004/RW 01. Pantauan di lokasi menunjukkan Ahok bersama tim bahu-membahu mengganti atap rumah warga yang sudah usang dengan material genteng baru yang memiliki durabilitas tinggi dan kemampuan meredam panas lebih baik.
Ahok menegaskan bahwa program ini bukan sekadar renovasi fisik, melainkan upaya meningkatkan standar hidup masyarakat di pemukiman padat penduduk.
"Kami ingin membantu warga memiliki hunian yang lebih layak dan sejuk. Dengan lingkungan yang asri dan nyaman, kualitas hidup dan kebahagiaan warga tentu akan meningkat," ujar Ahok.
Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Galang, salah satu kader PDI Perjuangan di Kebayoran Baru, menyebut aksi ini sebagai implementasi nyata dari semboyan partai.
"Ini adalah wujud dari semangat 'menangis dan tertawa bersama rakyat'. Kami bangga melihat Pak Ahok dan partai benar-benar hadir memberikan solusi nyata bagi masalah harian warga," kata Galang.
Ibu Suparni, pemilik rumah yang direnovasi, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengaku kini tak lagi khawatir menghadapi cuaca ekstrem yang sering membuat rumahnya terasa pengap dan bocor.
Baca: Ganjar Ingatkan Anak Muda Harus Jadi Subjek Perubahan
"Alhamdulillah, saya sangat senang. Atap rumah sudah diganti dengan genteng yang sejuk dan kuat. Terima kasih Pak Ahok dan PDI Perjuangan atas bantuannya," ungkap Suparni haru.
Senada dengan Suparni, Agus, warga lainnya, turut memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, kepedulian seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat Jakarta saat ini—aksi konkret yang langsung menyentuh kebutuhan dasar di tingkat rumah tangga.

















































































