Ikuti Kami

Awas Kena Sanksi! PDI Perjuangan Jatim Kerahkan Teknologi IT Canggih untuk Pantau Kader Turun Reses

PDI Perjuangan menyiapkan infrastruktur teknologi informasi (IT) termutakhir untuk memantau pergerakan & kehadiran para kader secara ketat.

Awas Kena Sanksi! PDI Perjuangan Jatim Kerahkan Teknologi IT Canggih untuk Pantau Kader Turun Reses
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah.

Surabaya, Gesuri.id — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur memberikan peringatan keras kepada para wakil rakyat dari partainya yang berani mengabaikan kewajiban menyerap aspirasi konstituen di daerah pemilihan masing-masing.

Partai berlogo banteng moncong putih ini telah menyiapkan infrastruktur teknologi informasi (IT) termutakhir untuk memantau pergerakan dan kehadiran para kader secara ketat dan presisi.

“Tidak ada lagi tempat melaporkan reses turun di titik A, ternyata tidak pernah turun di titik tersebut. Itu tidak akan pernah terjadi,” tegas Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, saat membuka acara konsolidasi internal di Surabaya, Minggu (23/8/2026).

Baca: Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa

Mekanisme pengawasan berbasis digital tersebut mewajibkan setiap anggota legislatif untuk menyerahkan bukti kehadiran riil di lapangan yang tidak sekadar berbekal dokumen administrasi administratif belaka. Sistem pelacakan terpadu ini dirancang khusus untuk mengunci koordinat lokasi secara akurat, sehingga potensi manipulasi atau ketidaksesuaian laporan kegiatan dapat terdeteksi langsung oleh sistem internal partai.

“Didukung dengan laporan yang tidak boleh tertulis karena kami punya IT yang canggih di mana titiknya, di mana lokasinya, pasti akan ketahuan,” ungkap Said.

Selain menggunakan instrumen pelacakan lokasi berbasis IT, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga memberlakukan metode evaluasi berkala guna mengukur efektivitas kerja-kerja politik kader di tengah akar rumput. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa program kerja yang diusung oleh partai benar-benar berjalan maksimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

“Ada yang sedang dan akan terus kami laksanakan, dan kami juga akan melakukan survei setiap 6 bulan sekali untuk kebutuhan internal, sampai di mana efektivitas kerja-kerja yang kami lakukan,” jelasnya.

Pelaksanaan jajak pendapat internal tersebut nantinya menyasar seluruh wilayah kunjungan anggota legislatif, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat pusat secara merata guna memvalidasi kedekatan para kader dengan konstituen mereka.

Melalui berbagai terobosan pengawasan mutakhir ini, PDI Perjuangan Jawa Timur berharap seluruh jajaran pimpinan daerah, pengurus cabang, hingga kader dapat menyatukan komitmen untuk menyongsong agenda politik ke depan secara solid dan terukur.

Quote