Ikuti Kami

Budiman Ingatkan Kader Banteng Jutaan Bisa Bergerak Bersama

Budiman berharap persoalan pembakaran bendera PDI Perjuangan beberapa waktu lalu dapat dihadapi dengan dewasa.

Budiman Ingatkan Kader Banteng Jutaan Bisa Bergerak Bersama
Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko.

Jakarta, Gesuri.id - Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menegaskan PDI Perjuangan merupakan partai besar yang tidak mudah diprovokasi. 

Kendati memiliki kader yang banyak, Budiman berharap persoalan pembakaran bendera PDI Perjuangan beberapa waktu lalu dapat dihadapi dengan dewasa.

Kalau hanya sekadar menuruti nafsu sambung Budiman, PDI Perjuangan dimana-mana anggotanya. Kadernya di desa seluruh Indonesia ada jutaan.

Baca: Bendera Dibakar, PDI Perjuangan Boltim Lapor ke Polres

"Kalau hanya sekadar menuruti nafsu, ya PDI Perjuangan dimana-mana anggotanya. Kadernya di desa seluruh Indonesia ada jutaan. Kan bahaya kalau yang banyak ini bergerak. Karena sebagai partai besar kita harus menunjukkan kedewasaan, kematangan. Nah cara melawan itu dengan cara hukum," kata Budiman.

Dia mengingatkan kepada pihak-pihak yang dalam hal ini aliansi nasional anti komunis (Anak NKRI) diduga telah membakar bendera PDIP, ke depannya akan berjalan sesuai jalur hukum. Hal itu berkenaan dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan  Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

"Partai menginginkan agar kita tetap disiplin dan tidak terprovokasi. Karena memang PDI Perjuangan terlalu besar untuk sekadar melayani provokasi seperti itu. Kalau memang ada persoalan kita selesaikan secara hukum. Saya kira arahan itu sudah benar sambil menjaga kehormatan partai. Saya kira itu yang harus kita jaga," ujarnya.

Budiman juga sependapat dengan petinggi-petinggi di partainya agar para kader tidak terpancing emosi dan bertindak di luar perintah PDI Perjuangan.

"Dan memang pimpinan-pimpinan (PDI Perjuangan) mengatakan kita harus ngerem. Jangan jadi kepancing. Kita partai besar, bukan partai anak-anak, bukan partai bocah, bukan partai darah panas, kita berpikir cool," kata dia.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Anak NKRI hanya sengatan kecil bagi PDI Perjuangan.

Baca: Pelecehan Simbol Partai, Banteng Bulukumba Lapor ke Mapolres

"Itu terlalu kecil untuk mengganggu partai PDI Perjuangan. Ini bahkan sengatan yang enggak terasa. Mereka sudah kalah, mereka tinggal mempertahankan aset-aset mereka yang akan terus kita lacak keberadaannya," ucap Budiman.

Lantas ia mempertanyakan pengetahuan para pedemo itu tentang Pancasila. Dia juga menyinggung bahwa pihak-pihak itu tidak mengerti hadirnya ideologi Pancasila di Indonesia.

"Itu cara-cara kelompok urba yang merasa resah dengan kebijakan pemerintah dan enggak ngerti sejarah saja, enggak ngerti cara berdemokrasi. Dan orang-orang itu enggak jelas juga, dalam pengertian kesetiaan mereka kepada Pancasila apa sih? Kita sudah teruji kok. Jadi kita enggak akan terprovokasi dengan provokasi murahan seperti itu," katanya.

Quote