Jakarta, Gesuri.id - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan memberikan apresiasi terhadap kinerja DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di bawah kepemimpinan Said Abdullah yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan dan semakin inklusif.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua DPP Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan, Abdullah Azwar Anas, dalam kegiatan halalbihalal PDI Perjuangan Jatim di Surabaya, Minggu (12/4/2026).
Menurut Anas, kepemimpinan Said Abdullah mendorong PDI Perjuangan Jatim menjadi lebih peka terhadap potensi daerah, menghadirkan berbagai inovasi, serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai kalangan.
Baca: Ganjar: Saya Tidak Bisa Asal Janji yang Nanti Tak Bisa Dilaksanakan
Ia mencontohkan keterlibatan para kiai, gus, dan ning dalam kegiatan tersebut sebagai bukti bahwa PDI Perjuangan Jatim tidak terjebak dalam pola komunikasi tertutup atau “echo chamber”.
“Hari ini adalah contoh nyata DPD mengantisipasi echo chamber. Kegiatan ini tidak hanya mengundang kader, tetapi juga pihak lain,” ujarnya.
Selain itu, Anas juga mengapresiasi terobosan dalam pembentukan kepengurusan pengurus anak cabang (PAC) yang dinilai progresif, terutama dalam pelibatan generasi muda dan perempuan.
Ia menyebut, komposisi pengurus PAC kini diatur dengan ketentuan minimal 20 persen berusia di bawah 35 tahun serta 30 persen keterwakilan perempuan, disertai sejumlah aturan untuk mendorong regenerasi dan mencegah dominasi elite lama.
“Inisiatif ini luar biasa. Saya melihat ada upaya serius menjangkau generasi muda dan memperkuat struktur partai,” katanya.
Menurut Anas, langkah tersebut sejalan dengan arah transformasi yang didorong DPP PDI Perjuangan, yakni transformasi pengelolaan sumber daya, strategi pemenangan, serta penguatan isu dan kemitraan.
Tak hanya pada struktur partai, DPP juga menyoroti kinerja kepala daerah dari PDI Perjuangan di Jawa Timur yang dinilai tetap inovatif di tengah keterbatasan fiskal.
Ia mencontohkan sejumlah program, seperti pengelolaan sampah di Surabaya, inovasi penukaran sampah dengan insentif di Trenggalek, hingga kebijakan progresif di Kediri.
“Di tengah tekanan fiskal, inovasi kepala daerah PDI Perjuangan tetap tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujarnya.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Dalam kesempatan itu, Anas juga menyampaikan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar seluruh kader terus berinovasi dalam melayani rakyat, khususnya kelompok kecil dan rentan.
Ia berharap momentum halalbihalal ini dapat semakin memperkuat kolaborasi antara partai dan berbagai elemen masyarakat di Jawa Timur.
“Atas nama DPP, kami menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh kader. Semoga ini menjadi awal penguatan kolaborasi ke depan,” pungkasnya.

















































































