Ikuti Kami

PDI Perjuangan Jawa Timur Perluas Ruang Diskusi Politik Generasi Muda Hingga ke Berbagai Komunitas

Partisipasi anak muda menunjukkan adanya kebutuhan akan ruang dialog yang terbuka untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan pandangan.

PDI Perjuangan Jawa Timur Perluas Ruang Diskusi Politik Generasi Muda Hingga ke Berbagai Komunitas
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono.

Jakarta, Gesuri.id - Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan tingginya antusiasme generasi muda dalam forum Red Talk di Malang Raya menjadi dorongan bagi partainya untuk memperluas ruang diskusi politik hingga ke berbagai komunitas. 

Menurutnya, partisipasi anak muda menunjukkan adanya kebutuhan akan ruang dialog yang terbuka untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan pandangan mengenai berbagai persoalan kebangsaan.

"Antusiasme anak-anak muda khususnya di Malang Raya ini luar biasa. Kursi terisi penuh dan sampai ada yang berdiri, bahkan di luar," kata Deni dalam forum Red Talk di Gedung MCC, Malang Raya, dikutip Rabu (29/7/2026).

Menurut Deni, tingginya partisipasi peserta membuktikan bahwa anak muda memiliki minat besar untuk terlibat dalam diskusi politik. Dalam forum tersebut, berbagai isu dibahas, termasuk relevansi Marhaenisme dalam menjawab persoalan masyarakat di masa kini.

Ia mengatakan PDI Perjuangan ingin memperluas ruang diskusi serupa hingga ke tingkat yang lebih kecil. Forum-forum tersebut dapat diselenggarakan di berbagai tempat, mulai dari kampus, warung kopi, kafe, hingga komunitas anak muda di berbagai daerah.

"Ruang diskusi ini harapan kami ini ruang gedenya, di masing-masing tempat, masing-masing wilayah, mau di kampus, di warung kopi, di kafe, buatlah acara-acara seperti ini agar masukan dari lingkungan paling kecil bisa kemudian ditampung," ujarnya.

Deni menjelaskan, berbagai masukan yang lahir dari ruang-ruang diskusi tersebut akan dihimpun sebagai bahan perumusan kebijakan internal partai maupun menjadi masukan bagi kader PDI Perjuangan yang bertugas di lembaga legislatif dan eksekutif.

Menurutnya, partai politik juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, termasuk generasi muda. Karena itu, PDI Perjuangan berupaya menghadirkan politik sebagai sesuatu yang lebih terbuka, menarik, dan mudah dipahami, bukan sekadar identik dengan kepentingan pragmatis.

Deni menegaskan, anak muda tidak harus menjadi pengurus partai atau calon legislatif untuk dapat berpartisipasi dalam kehidupan politik. Keterlibatan dapat dimulai dengan mengikuti forum diskusi serta memahami berbagai persoalan yang memengaruhi kehidupan masyarakat.

"Kami ingin kemudian membuat politik itu menjadi hal yang lebih asyik, hal yang lebih enak untuk kemudian diterima dan diperbincangkan," ucap Deni.

Ia juga mengajak generasi muda untuk lebih aktif memperhatikan persoalan di lingkungan sekitarnya. Menurutnya, berbagai tantangan seperti lapangan pekerjaan maupun perubahan pola kehidupan dari dunia nyata ke dunia maya membutuhkan kepedulian dan keterlibatan semua pihak.

Di akhir keterangannya, Deni menambahkan bahwa PDI Perjuangan akan terus mendatangi komunitas-komunitas anak muda untuk membuka ruang dialog. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi politik generasi muda sekaligus mendorong mereka ikut berperan dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan bangsa.

Quote