Ikuti Kami

PDIP Jabar Siapkan Relawan Kesehatan Desa, Hasto Kristiyanto: Kemanusiaan Jauh di Atas Politik Elektoral

HUT PDIP ke-53: Ono Surono Instruksikan Kader Jabar Langsung Bergerak Bantu Korban Longsor KBB

PDIP Jabar Siapkan Relawan Kesehatan Desa, Hasto Kristiyanto: Kemanusiaan Jauh di Atas Politik Elektoral
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meresmikan Klinik Waluya Sejati Abadi di Jalan Tipar Gede - Foto: DPP PDI Perjuangan

Sukabumi, Gesuri.id – Peringatan HUT PDI Perjuangan ke-53 di Sukabumi tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga menjadi momentum penguatan struktur partai dalam melayani rakyat secara riil. Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, bersama Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, menegaskan komitmen partai untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi musibah dan persoalan kesehatan.

Dalam pidatonya di peresmian Klinik Waluya Sejati Abadi di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026), Hasto Kristiyanto menyoroti bagaimana PDI Perjuangan konsisten membangun tradisi kemanusiaan yang kuat melalui kader-kadernya, terutama kaum perempuan. Hasto menyebut sosok-sosok seperti mantan Menteri Sosial Tri Rismaharini hingga dr. Ribka Tjiptaning sebagai teladan dalam pengabdian kepada rakyat.

"Kita memuliakan kemanusiaan dan memperjuangkan keadilan. Selama rakyat menderita, seperti di Aceh atau Sumatra Barat, meskipun secara politik PDI Perjuangan lemah di sana, suara kemanusiaan kita berbicara jauh di atas kalkulasi elektoral politik. Maka kita terdepan, bahkan sampai sekarang Ibu Risma, Pak Ganjar, Mbak Ning (Ribka Tjiptaning), berbondong-bondong mengirimkan ambulans dan dokter ke daerah bencana," ujar Hasto di hadapan ratusan kader.

Semangat kemanusiaan tersebut disambut langsung oleh Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono. Ia mengumumkan sebuah langkah strategis organisasi di Jawa Barat, yakni pembentukan relawan kesehatan berbasis desa dan kelurahan di seluruh provinsi.

"Kami telah berkoordinasi dengan Ibu Ribka Tjiptaning bahwa nanti akan ada relawan kesehatan berbasis desa dan kelurahan di seluruh Jawa Barat. Saat konsolidasi di tingkat ranting melalui Musyawarah Ranting, dari struktur yang ada, ada satu posisi yang kita tugaskan khusus sebagai relawan kesehatan," tegas Ono Surono.

Selain itu, Ono juga memperkenalkan yayasan Wanoja Perjuangan, sebuah wadah yang dibentuk oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Barat untuk menggerakkan kaum perempuan dalam menangani bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi.

"Wanoja artinya perempuan yang hebat dan mapan. Mereka mewakili semangat perempuan Jawa Barat untuk hadir di tengah-tengah masyarakat," tambahnya.

Buktinya nyata dari kesiapan struktur partai ini terlihat dari respons cepat terhadap bencana tanah longsor yang baru saja menimpa Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sebelum memulai sambutannya, Ono Surono mengajak ratusan hadirin untuk mendoakan para korban longsor KBB.

Ia menegaskan bahwa setelah acara di Sukabumi selesai, jajaran DPD PDI Perjuangan Jabar akan langsung meluncur ke lokasi bencana.

"Saya beserta teman-teman DPD nanti siang langsung ke KBB karena ada pengungsian sebanyak 141 orang di aula desa setempat. Mereka tentunya mengharapkan bantuan dari masyarakat, khususnya dari PDI Perjuangan," kata Ono.

Langkah cepat ini sejalan dengan instruksi Hasto Kristiyanto yang menyebutkan bahwa Ibu Megawati Soekarnoputri telah menugaskan Baguna (Badan Penanggulangan Bencana) untuk siap sedia jauh sebelum bencana terjadi berdasarkan informasi dari BMKG.

"Ibu Mega menyampaikan pesan bahwa kebenaran pasti akan menang melalui perisai moral Satyam Eva Jayate. Kepercayaan rakyat ini harus dijawab dengan turun ke bawah, mendengarkan mereka, menyatu bersama mereka. Hadirnya klinik ini dan gerakan relawan di Jabar adalah bagian dari penyelamatan rakyat secara progresif," tutup Hasto.

Acara yang berlangsung di Jalan Tipar Gede ini dihadiri ratusan kader DPC Kota dan Kabupaten Sukabumi, serta jajaran pimpinan partai seperti Sekretaris DPD Banten Wanto Sugito, Ketua DPC Kota Sukabumi Iwan Adhar Ridwan, dan Ketua DPC Kabupaten Sukabumi Paoji Nurjaman. Sinergi pusat dan daerah ini membuktikan bahwa PDI Perjuangan tetap kokoh berdiri dengan menjadikan rakyat sebagai satu-satunya kekuatan.

Quote