Panguran, Gesuri.id – Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, secara resmi membuka uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi calon Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Samosir.
Kegiatan yang menjadi bagian krusial dari konsolidasi organisasi ini berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Samosir, Jalan Uskup Sugio Pranoto, Sabtu (7/3).
Rapidin menegaskan bahwa proses seleksi ini bukan sekadar rutinitas formalitas untuk mengisi struktur organisasi. Ia menekankan pentingnya melahirkan pemimpin di tingkat kecamatan yang memiliki kedalaman ideologi dan loyalitas tanpa batas kepada partai.
Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis
"Siapa pun yang nantinya ditetapkan sebagai Ketua PAC akan melalui penilaian menyeluruh. Kita mencari kader yang benar-benar ideologis dan siap mengabdi, bukan mereka yang muncul karena sikap oportunistik atau sekadar 'kutu loncat'," tegas Rapidin di hadapan para peserta.
Mantan Bupati Samosir ini juga membakar semangat para kader dengan mengingatkan sejarah panjang perjuangan partai di bawah kepemimpinan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Ia menggarisbawahi bahwa kemenangan sejati PDI Perjuangan tidak dibangun di atas kekuatan materi, melainkan di atas fondasi integritas.
"Ketika Ibu Mega membawa partai ini memenangkan pemilu di tengah tekanan Orde Baru, itu bukan karena kekuatan uang. Kemenangan itu diraih karena integritas dan keberpihakan nyata kepada rakyat kecil," lanjutnya.
Baca: Ganjar Pranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak
Rapidin menginstruksikan agar seluruh struktur partai, mulai dari tingkat PAC hingga anak ranting, diperkuat untuk menyentuh langsung kehidupan masyarakat bawah. Ia berharap kader PDI Perjuangan selalu hadir di tengah-tengah petani, pedagang kaki lima, nelayan, buruh, dan kaum marhaen lainnya.
"Menjadi Ketua PAC berarti siap mengabdi. Setelah dilantik, tidak ada lagi istilah maju-mundur. Yang ada hanyalah pengabdian dan perjuangan untuk negara, memenangkan hati rakyat, serta menjaga Pancasila dari kelompok yang mencoba merusaknya," ujar Rapidin dengan lugas.

















































































