Medan, Gesuri.id DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kota Medan.
Kegiatan yang menjadi bagian dari proses seleksi kader ini berlangsung di Aula Hj. Megawati Soekarnoputri, Gedung DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Selasa (17/3).
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, hadir langsung untuk membuka acara tersebut. Dalam arahannya, Rapidin menekankan bahwa uji kelayakan ini bertujuan memastikan calon pemimpin di tingkat kecamatan memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen kuat terhadap kerja-kerja kerakyatan.
Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis yang Berani
"Apapun perbedaan pandangan di partai, kita tetap satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Perbedaan pendapat itu wajar, namun jangan sampai merusak kebersamaan dan soliditas organisasi," ujar Rapidin di hadapan jajaran pengurus DPD dan peserta seleksi.
Rapidin juga mengingatkan para kader untuk mendalami sejarah perjuangan serta pemikiran para pendiri partai sebagai landasan menjalankan peran kader pelopor. Ia menegaskan pentingnya loyalitas dan konsistensi dalam menjalankan instruksi pimpinan.
"Musuh paling berbahaya adalah pengkhianat partai. Hindari tindakan yang merusak nama baik organisasi. Jika sudah tidak sejalan, lebih baik mundur secara baik-baik," tegasnya.
Menanggapi adanya riak internal atau perbedaan pendapat terkait struktur kepengurusan, Rapidin menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan berdasarkan aturan partai.
"Kami hanya menjalankan amanah dan mengikuti aturan yang berlaku. Jika ada keberatan, silakan sampaikan secara resmi ke DPP," tambahnya.
Senada dengan Rapidin, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, menyatakan bahwa penyusunan struktur pengurus telah sesuai dengan SK DPP dan Peraturan Partai (PP) Nomor 01 Tahun 2025.
Baca: Ganjar Pranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak
"Sebagai Ketua DPC, saya menjalankan fungsi sesuai wewenang dan aturan yang ada," kata Hasyim.
Berdasarkan data tabulasi DPC PDI Perjuangan Kota Medan, tercatat sebanyak 174 calon Ketua PAC mengikuti proses seleksi ini. Hasyim menjelaskan bahwa dari 21 kecamatan di Kota Medan, 19 kecamatan telah menyelesaikan tahap penjaringan.
"Dua kecamatan lainnya, yakni Medan Baru dan Medan Barat, saat ini masih dalam proses. Kami berharap melalui seleksi ini lahir pemimpin tingkat kecamatan yang mampu memperkuat struktur partai secara efektif di tengah masyarakat," jelas Hasyim.

















































































