Serang, Gesuri.id - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Megawati Soekarnoputri di Pondok Pesantren Al Ikhsan, Lingkungan Bunyuh, Kelurahan Cipete, Kecamatan Curug, Kota Serang, Jumat (23/1/2025), berlangsung dalam suasana khidmat dan reflektif. Santri Salafi dan kader PDI Perjuangan memilih doa bersama dan tindakan simbolik sebagai cara memperingati hari lahir tokoh nasional tersebut.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Serang, Mochamad Nasir, menekankan pentingnya doa sebagai penopang nilai dan arah perjuangan politik.
"Kepada kiai, ustaz, dan santri untuk bisa mendoakan, semoga apa yang dilakukan Ketua Umum Bu Megawati dan PDI Perjuangan dikuatkan dalam mendengar, menerima, dan merealisasikannya," kata Nasir.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
Ia menyebut, doa yang dipanjatkan di lingkungan pesantren menjadi pengingat bahwa kekuatan politik tidak hanya bertumpu pada struktur, tetapi juga pada keikhlasan dan restu moral masyarakat.
Ketua Pelaksana kegiatan sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Serang, Suradi, mengatakan peringatan ulang tahun ini sengaja digelar secara sederhana.
"Perayaan ini kami maknai sebagai ruang perenungan bersama. Politik perlu sesekali berhenti, mendengar, dan menyatu dengan nilai-nilai yang hidup di pesantren," ujar Suradi.

Rangkaian acara tidak berhenti pada tumpengan dan doa bersama. Peserta juga melakukan penanaman pohon, penebaran benih ikan, serta pelepasan burung. Aktivitas tersebut dimaknai sebagai wujud tema Merawat Pertiwi, yang diterjemahkan dalam tindakan nyata menjaga keseimbangan lingkungan.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Ikhsan, Ustad Nawawi, mengapresiasi peringatan ulang tahun Megawati yang digelar di lingkungan pesantren. Ia berharap perhatian terhadap pesantren terus berlanjut dalam kebijakan publik.
"Saya sebagai pimpinan Pondok Pesantren Al Ikhsan mengucapkan selamat ulang tahun untuk Ibu Megawati Soekarnoputri. Semoga diberikan kesehatan dan panjang umur," katanya.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Menurut Nawawi, pesantren memiliki peran strategis dalam pembinaan karakter generasi muda.
"Ke depan, kami berharap kader-kader PDI Perjuangan yang berada di eksekutif dan legislatif semakin memperhatikan pesantren sebagai basis pembentukan moral dan etika sosial," ujarnya.
Di penghujung acara, suasana kembali sunyi. Doa telah dipanjatkan, tumpeng dibagi, pohon ditanam, dan burung dilepas. Perayaan itu meninggalkan pesan yang sederhana namun mendalam: ulang tahun tidak sekadar mengenang usia, tetapi menjadi saat menimbang ulang tanggung jawab terhadap manusia, alam, dan masa depan bersama.

















































































