Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi Vl DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Juliani, mendorong agar program bantuan bedah rumah di Kabupaten Kepulauan Meranti dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan hunian layak.
“Untuk tambahan 30 unit dari usulan Ibu Dewi Juliani, saat ini masih dalam tahap verifikasi calon penerima. Setelah proses verifikasi selesai, program akan dilanjutkan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) Kabupaten Kepulauan Meranti, Agustiono, dikutip pada Senin (24/8/2026).
Hingga kini, sebanyak 997 unit rumah di Kabupaten Kepulauan Meranti telah mendapatkan alokasi bantuan bedah rumah. Program yang sebelumnya dikenal sebagai Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tersebut disalurkan secara bertahap untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, sehat, dan aman.
Agustiono mengatakan, bantuan tersebut diberikan melalui beberapa tahapan. Pada tahap pertama, Meranti memperoleh alokasi sebanyak 200 unit rumah.
“Untuk Kabupaten Kepulauan Meranti sampai saat ini mendapatkan alokasi bantuan bedah rumah sebanyak 997 unit. Bantuan ini disalurkan dalam beberapa tahap,” ujar Agustiono.
Dari 200 unit pada tahap pertama, sebanyak 67 unit rumah telah rampung 100 persen. Sementara 133 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembangunan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan. Pemantauan juga dilakukan agar bantuan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat penerima.
Selain alokasi tahap pertama, Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan tambahan bantuan pada tahap 8 dan 9 sebanyak 767 unit rumah. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).
“Untuk tahap 8 dan 9 kita mendapatkan alokasi sebanyak 767 unit hasil kolaborasi bersama BNPP. Saat ini sudah masuk dalam tahap pemilihan terbuka toko untuk pengadaan bahan material,” jelasnya.
Tambahan alokasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan perbaikan tempat tinggal.
Selain itu, Meranti juga memperoleh tambahan kuota 30 unit rumah melalui usulan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Juliani. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat di Desa Tanjung Bunga.
Saat ini, pemerintah daerah masih melakukan verifikasi terhadap calon penerima bantuan sebelum program memasuki tahapan berikutnya.
Agustiono mengatakan proses verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria dan benar-benar membutuhkan perbaikan hunian.
Ia berharap seluruh tahapan program dapat berjalan lancar. Menurutnya, program bedah rumah tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Harapan kita bantuan ini tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat memiliki rumah yang lebih layak, aman, sehat, serta memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima,” ungkapnya.
Dengan alokasi yang mencapai 997 unit, Pemkab Kepulauan Meranti berharap program bedah rumah dapat menjadi salah satu upaya mengurangi jumlah hunian tidak layak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan.

















































































