Ikuti Kami

Bacaleg Muda, Bayu Ingin Perjuangkan Hak-Hak Rakyat

Modal maju di Pileg 2019, Bayu hanya berbekal stamina di usia muda untuk menyapa dan mendengar permasalahan utama yang dialami warga.

Bacaleg Muda, Bayu Ingin Perjuangkan Hak-Hak Rakyat
salah satu bacaleg muda PDI Perjuangan asal Bogor, Bayu (paling kiri), bersama keluarganya.

Bogor, Gesuri.id - Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 dipastikan bakal bermunculan para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) muda di Kota Bogor, salah satunya dari PDI Perjuangan Kota Bogor. 

Dari 50 Bacaleg yang didaftarkan PDI Perjuangan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor ada salah satu Bacaleg muda yakni bernama Bayu Bagaskara yang maju di Dapil Tanah Sareal (Tansa).

Baca: Generasi Milenial Dominasi Bacaleg PDI Perjuangan Kepahiang

“Niat saya maju sebagai anggota dewan dilandasi dorongan masyarakat, terlebih masih banyak persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, seperti permasalahan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan,” ujar Bayu, Senin (23/7).
 
Menurut Bayu, menjadi anggota dewan untuk mengikuti hati nurani yakni  memperjuangkan hak masyarakat. Mengabdi pada kota kelahiran dengan cara menjadi anggota dewan sama artinya berkomitmen penuh tidak setengah-setengah dalam memperjuangkan hak-hak rakyat.

“Kota Bogor harus diperjuangkan oleh siapa saja, dan saya mewakili para pemuda yang mencintai Bogor, mengajak semua golongan untuk sama-sama menggunakan hak pilihnya. Untuk membantu yang baik berjuang, dan menghindari yang jahat berkuasa,” bebernya.

Baca: Komunitas Banteng Muda Ajak Anak Muda Peduli Politik

Modal maju di Pileg 2019, lanjut Bayu, hanya berbekal stamina di usia muda untuk menyapa dan mendengar permasalahan utama yang dialami warga. Termasuk tim khusus di setiap RW  yang selalu siaga 24 jam menanggapi warga yang ingin memberikan pendapat, masukkan, keluhan bahkan hanya sekadar menyapa

“Saya berharap masyarakat Tanah Sareal terutama pemudanya selalu terbekali dengan pendidikan karakter, ilmu pengetahuan dan yang terpenting ilmu agama agar terhindar dari masalah-masalah sosial seperti tawuran akhir-akhir ini, pergaulan bebas, dan nantinya bisa menjadi manusia yang berkualitas di dunia kerja dan negara,” tukasnya.

Quote