Ikuti Kami

BPEK Jawa Timur Gelar Festival Kuliner Pendamping Beras

“Indonesia ini memiliki beragam macam sumber makanan non beras yang sebenarnya itu kaya akan gizi yang tidak kalah dengan beras".

BPEK Jawa Timur Gelar Festival Kuliner Pendamping Beras
Kepala BPEK Jawa Timur, Erma Susanti.

Surabaya, Gesuri.id - Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar Festival Kuliner Pendamping Beras dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Partai berlambang banteng moncong putih, 10 Januari mendatang.

Baca: Presiden PKS Salah! Utang Negara Jauh di Bawah Ambang Batas

Kepala BPEK Jawa Timur, Erma Susanti mengatakan, festival kuliner mengusung tema “Kuliner Pendamping Beras Menuju Kedaulatan Pangan dan Pencegahan Stunting”. Tema tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan sekaligus mengedukasi masyarakat akan keanekaragaman jenis makanan non beras yang ada di Indonesia beserta kandungan gizinya.

“Indonesia ini memiliki beragam macam sumber makanan non beras yang sebenarnya itu kaya akan gizi yang tidak kalah dengan beras. Dan ini macamnya banyak, misalnya porang yang sekarang di Jawa Timur ini lagi trending. Tapi ternyata konsumsinya masih rendah, padahal itu kaya serat dan dipakai makanan diet kalori,” ujar perempuan yang juga menjabat sebagai anggota Komisi B DPRD Jatim ini, Kamis (6/1).

“Dan porang ini salah satu konsumsinya masih banyak diekspor ke luar negeri, padahal kebutuhan akan serat kita juga tinggi dan masyarakat harus tau itu, agar tidak hanya bergantung pada beras saja sehingga nanti bisa terwujud kedaulatan pangan,” sambungnya.

Dengan mengetahui keanekaragaman jenis makanan non beras beserta gizinya, hingga cara pengolahannya, diharapkan bisa mengurangi risiko stunting.

“Kalau para ibu tahu dan paham akan gizi yang terkandung dalam makanan, maka ibu bisa memberikan makanan terbaik untuk anak-anaknya agar tidak terjadi potensi stunting pada calon-calon bayi kita,” katanya.

Terkait dengan festival kuliner ini, Erma mengatakan bahwa kepesertaan terbuka untuk masyarakat luas terutama simpatisan PDI Perjuangan.

Adapun ketentuan umum festival adalah masing-masing peserta mengirimkan minimal 3 resep kuliner pendamping beras yang merupakan resep asli daerah atau karya sendiri. Resep tersebut dikirim dalam format PDF ke pihak panitia selambat-lambatnya 8 Januari 2022. Bagi peserta yang mengirim resep tidak sesuai dengan panduan, dianggap tidak berkontribusi dalam pengiriman resep kuliner pendamping beras.

“Bahan baku utamanya meliputi hanjeli, sukun, porang, pisang, talas, sorgum, ubi, jagung, singkong, dan sagu,” katanya.

Untuk bisa mengikuti festival kuliner ini, peserta bisa melakukan pendaftaran ke panitia lomba (Cahyu: 085642441289) dengan menyertakan identitas diri atau kelompok dan melampirkan resep menu kuliner yang dilombakan (3 menu yang terdiri dari menu pembuka, utama dan penutup) paling lambat 8 Januari 2022.

Baca: Tanggapi Gerindra, Mimpi Anies Jadi Presiden Ketinggian

Pada Senin (10/1/2022), seluruh peserta yang terkonfirmasi wajib hadir di Aula Megawati, kantor DPD PDI Perjuangan Jatim. Jl Kendangsari Industri Nomor 57, Surabaya. Tetu, dengan membawa platting menu lomba untuk penjurian yang dimana para pemenang akan diumumkan di hari yang sama.

Festival memperebutkan hadiah dengan total Rp 7,5 juta beserta sertifikat bagi para peserta yang resep menu kulinernya terpilih sebagai pemenang. Dengan rincian juara 1 akan mendapatkan uang tunai Rp 3 juta beserta sertifikat, juara 2 mendapatkan Rp 2 juta beserta sertifikat, dan juara 3 mendapat Rp 1 juta beserta sertifikat.

Selain itu, akan dipilih juga tiga juara harapan yang akan mendapatkan uang tunai masing-masing Rp 500 ribu beserta sertifikat. Dilansir dari pdiperjuanganjatim.

Quote