Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Diah Fitri Maryani, menyerap aspirasi komunitas nelayan dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Cangkol, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.
Dalam kegiatan pengawasan tersebut, Diah menegaskan tetap menerima dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Jawa Barat meski persoalan yang disampaikan tidak seluruhnya menjadi ruang lingkup Komisi V DPRD Jawa Barat.
"Mereka tuh punya lahan, tapi lahannya itu terbatas. Kan mereka pengen produktivitasnya itu dikembangkan karena banyaknya permintaan. Tapi, mereka tuh lahannya terbatas sehingga berpengaruh pada produktivitasnya juga," kata Diah, Sabtu (25/7/2026).
Menurut Diah, salah satu persoalan utama yang disampaikan Kelompok Wanita Tani adalah keterbatasan lahan yang berdampak pada produktivitas pertanian. Kondisi tersebut membuat kelompok tani kesulitan memenuhi tingginya permintaan terhadap hasil pertanian yang mereka budidayakan.
Diah mengatakan, para anggota KWT berharap pemerintah dapat membantu membuka akses untuk perluasan lahan garapan, terutama untuk budidaya tanaman palawija dan komoditas pertanian lainnya.
"Mereka minta akses untuk perluasan lahannya, lahan untuk palawija, tanaman, dan lain sebagainya, dan juga mereka minta akses untuk bantuan bibit," ucapnya.
Meski mengakui persoalan penyediaan lahan bukan menjadi kewenangannya, Diah memastikan seluruh aspirasi masyarakat tetap ditampung untuk dicarikan solusi. Menurutnya, kebutuhan bantuan bibit masih memungkinkan untuk diupayakan melalui koordinasi dengan instansi terkait.
"Bantuan bibit itu kan biasanya ada di mitra kerja Komisi II, di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. Tapi ya saya tetap akan mengupayakan," ujarnya.
Diah menegaskan dirinya tidak membatasi pelayanan hanya kepada masyarakat yang berkaitan langsung dengan ruang lingkup Komisi V DPRD Jawa Barat. Baginya, setiap aspirasi warga tetap layak diperjuangkan melalui jalur yang tersedia di DPRD.
"Tetap ditampung kalau saya sih," imbuhnya.
Ia mencontohkan, saat bertemu komunitas petani di Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, dirinya juga menerima aspirasi mengenai kebutuhan alat pertanian dan sempat memberikan bantuan berupa pompa air serta hand tractor.
Menurut Diah, kegiatan pengawasan tidak hanya bertujuan menjalankan fungsi legislasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mendengar langsung harapan masyarakat agar dapat diperjuangkan melalui berbagai mekanisme yang tersedia di DPRD Jawa Barat.

















































































