Ikuti Kami

Gempa di Manggarai, PDI Perjuangan Kerahkan 4 Dokter dan 3 Ambulans Layani Warga Terdampak

Sejak 18 Agustus  hingga 24 Agustus ada 11 titik yang sudah dilayani, dan pada Rabu 25 Agustus pelayanan ke Watu Tango.

Gempa di Manggarai, PDI Perjuangan Kerahkan 4 Dokter dan 3 Ambulans Layani Warga Terdampak

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Bidang Kaderisasi Kabupaten Manggarai Klementinus Rahmad Pedu Sakri mengatakan, DPP PDI Perjuangan mengerahkan empat dokter dan tim kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada warga terdampak gempa tektonik berkekuatan 7,7 skala Richter di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Sejak 18 Agustus  hingga 24 Agustus ada 11 titik yang sudah dilayani, dan pada Rabu 25 Agustus pelayanan ke Watu Tango khusus wilayah yang belum disentuh pelayanan kesehatan dari tim medis lainnya,” kata Pedu Sakri, Rabu (25/8/2026).

Pedu Sakri menjelaskan, tim kesehatan DPP PDI Perjuangan telah mulai memberikan pelayanan sejak 18 Agustus 2026 dan akan terus bertugas hingga waktu yang belum ditentukan. Pelayanan difokuskan pada wilayah yang belum tersentuh tenaga medis, terutama posko-posko mandiri yang dibangun warga terdampak gempa.

Untuk menjangkau lokasi-lokasi tersebut, DPP PDI Perjuangan juga mengerahkan tiga unit mobil ambulans milik partai. Kendaraan tersebut digunakan untuk mendukung mobilitas tim medis sekaligus memudahkan akses pelayanan kesehatan ke sejumlah titik pengungsian.

Empat dokter yang ditugaskan dalam misi kemanusiaan tersebut yakni dr. Yusril Hesa Mahendra, dr. Nurdiansa Ramadani, dr. Muhammad Rifaid, dan dr. Marsela Karin.

Selama sepekan pelayanan, tim medis telah menyambangi 11 posko mandiri. Posko-posko tersebut sebelumnya belum mendapatkan pelayanan kesehatan dari kelompok atau tim medis lainnya.

Sejumlah lokasi yang telah didatangi tim kesehatan PDI Perjuangan antara lain Jati, Sengari, Motor Pecah, Jengkalang I, Jengkalang II, Nggorang I, Nggorang II, dan Kerkuak.

Pedu Sakri menggarisbawahi bahwa kehadiran tim kesehatan PDI Perjuangan memang diarahkan untuk menjangkau masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan kesehatan tidak hanya terpusat di lokasi pengungsian yang sudah terjangkau oleh tim medis.

Selain pelayanan kesehatan, tim PDI Perjuangan juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada warga terdampak gempa. Bantuan tersebut diberikan kepada orang dewasa maupun anak-anak di sejumlah lokasi yang dikunjungi.

“Bersamaan dengan pelayanan, Tim PDI Perjuangan juga memberikan bantuan seadanya berupa bantuan telur, sarimi, aqua dan pakaian baik untuk orang dewasa, maupun anak-anak,” katanya.

Pelayanan kesehatan dan distribusi bantuan tersebut mendapat apresiasi dari warga yang berada di lokasi terdampak. Warga menyampaikan terima kasih kepada DPP PDI Perjuangan, para dokter, serta seluruh tim kesehatan yang telah turun langsung memberikan pelayanan secara sukarela.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PDI Perjuangan, para dokter dan tim kesehatan yang bertugas,” kata salah seorang warga.

Pedu Sakri memastikan pelayanan akan terus diarahkan ke titik-titik yang masih membutuhkan bantuan. Dengan dukungan dokter, tim kesehatan, dan ambulans, PDI Perjuangan berupaya memperluas jangkauan pelayanan agar warga terdampak gempa di wilayah yang belum tersentuh bantuan medis tetap mendapatkan perhatian.

Quote