Kendari, Gesuri.id - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dari Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Gunartin, melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Abeli Dalam, Kota Kendari, dengan menyoroti langsung persoalan infrastruktur dasar yang dikeluhkan masyarakat.
Dalam agenda yang menjadi titik kedua masa resesnya tersebut, ia turun langsung menyerap aspirasi warga terkait persoalan lingkungan dan kebutuhan pelayanan dasar.
“Kami sangat berterima kasih karena akhirnya ada perwakilan yang mau datang dan melihat kondisi kami secara langsung,” kata salah satu warga, Rabu (11/2).
Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan bahwa pendangkalan saluran drainase menjadi persoalan utama di lingkungan mereka. Kondisi tersebut menghambat aliran air dan kerap memicu genangan ketika musim hujan tiba. Selain berpotensi menimbulkan banjir kecil di kawasan permukiman, situasi itu juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan lingkungan.
Tak hanya soal drainase, keterbatasan akses air bersih turut menjadi perhatian serius masyarakat. Warga berharap adanya pembangunan bak penampung air beserta jaringan pipa untuk mengalirkan air dari sumber mata air menuju kawasan pemukiman, sehingga kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi secara layak.
Kehadiran Hj. Gunartin di lokasi reses mendapat apresiasi dari masyarakat Abeli Dalam. Mereka menilai, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut menjadi satu-satunya anggota DPRD Provinsi Sultra yang secara langsung turun ke wilayah mereka untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus mendengar keluhan warga tanpa perantara.
Melalui kegiatan reses ini, seluruh aspirasi yang telah dihimpun akan dibawa dan diperjuangkan dalam forum DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Komisi IV yang membidangi infrastruktur dan pelayanan dasar diharapkan dapat mendorong percepatan realisasi program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
Hj. Gunartin pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan tersebut agar mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Ia berharap, upaya perbaikan drainase serta pembangunan sarana air bersih dapat segera direalisasikan guna meningkatkan kualitas hidup warga Abeli Dalam.
Reses menjadi momentum penting bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi secara langsung dari konstituen. Melalui dialog terbuka seperti ini, berbagai persoalan riil di tengah masyarakat dapat dipetakan dan ditindaklanjuti dalam kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran.

















































































