Jakarta, Gesuri.id - Peringatan Hari Lansia Sedunia yang dirangkaikan dengan Hari Kesehatan Mental Internasional berlangsung meriah di Kota Bekasi, Kamis (1/10).
Ketua Panitia Acara, Yohanes Alfian Feo, melaporkan bahwa antusiasme masyarakat khususnya para lanjut usia (lansia) sangat tinggi hingga melampaui target peserta yang ditentukan.
Acara diawali dengan Senam Lansia persembahan DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, dilanjutkan dengan penampilan angklung oleh siswa Sekolah Lansia, peragaan busana (fashion show) lansia, menyanyi bersama lagu balada lansia, serta ditutup dengan permainan angklung interaktif seluruh peserta.
Baca: Empat Keberhasilan Ganjar Pranowo Selama Menjadi Gubernur

Dalam laporan pertanggungjawabannya, Yohanes menyampaikan apresiasi dan rincian pelaksanaan kegiatan yang melibatkan ribuan kader serta warga setempat.
Yohanes mengungkapkan bahwa panitia awalnya mengundang 1.500 lansia. Namun, pada hari pelaksanaan, jumlah lansia yang hadir melonjak hingga mencapai 1.800 orang. Jika digabungkan dengan fungsionaris dan kader partai, total partisipan yang memadati lokasi mencapai 2.800 orang.
"Laporan terakhir dari sekretariat menunjukkan total kehadiran mencapai 2.800 orang. Pendanaan acara ini murni berasal dari semangat gotong royong antara DPP PDI Perjuangan dan DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi," ujar Yohanes.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, Politisi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo, serta Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang memfasilitasi penggunaan gedung dan kelancaran sarana acara.

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo yang Jarang
Kemeriahan acara turut didukung oleh berbagai bantuan logistik dan fasilitas kesehatan gratis yang disalurkan oleh sejumlah tokoh serta pengurus partai untuk 1.500 lansia yang hadir, di antaranya:
- Ganjar Pranowo: Menyumbangkan 1.500 paket bantuan (handuk/goodie bag).
- Charles Honoris: Menyediakan 1.500 kacamata baca.
- Ono Surono (Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar): Menyediakan asupan roti dan susu.
- Yuke Yurike: Menyumbangkan 1.500 alat refleksi tangan.
- Selly Andriany Gantina: Menyediakan 1.500 helai kain batik/putih.
- Nia Purnamasari/Anak Amalia: Menyumbangkan 1.500 botol minum (tumbler).
Mengakhiri laporannya, Yohanes menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan teknis maupun tutur kata selama pelaksanaan acara. Ia berharap kegiatan kolaboratif ini dapat membawa kebahagiaan serta meningkatkan kualitas hidup lansia di Kota Bekasi.

















































































