Ngawi, Gesuri.id - Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi untuk mempercantik kawasan Alun-Alun Merdeka dipastikan urung dilaksanakan tahun ini. Anggaran sebesar Rp 20 miliar yang semula dialokasikan untuk proyek tersebut dialihkan guna menuntaskan perbaikan infrastruktur jalan kabupaten dan pasar hewan.
Bupati Ngawi yangjuga politisi PDI Perjuangan Ony Anwar Harsono, menjelaskan keputusan realokasi anggaran ini diambil untuk memenuhi janji kepada masyarakat terkait pembangunan infrastruktur jalan. Pemkab menargetkan capaian “Jalan Mantap” di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi bisa tuntas 100 persen pada tahun 2026 mendatang.
“Masih ada beberapa ruas jalan di Kabupaten Ngawi yang membutuhkan penanganan segera. Janji kami kepada masyarakat adalah mewujudkan jalan mantap 100 persen, tuntas di tahun 2026,” ujar Bupati Ony, Jumat (20/2/2026).
Prioritas perbaikan dan pelebaran jalan kali ini mencakup sejumlah titik strategis, di antaranya ruas Jatigembol (Kecamatan Kedunggalar) hingga Dawung (Kecamatan Jogorogo). Selain itu, perbaikan juga difokuskan pada ruas Soco-Dadapan, Kendung–Mangunharjo, Krawut, serta penguatan sejumlah sayap jembatan.
Bupati Ony menyebutkan, jika ruas-ruas tersebut berhasil ditangani tahun ini, maka tingkat kemantapan jalan kabupaten akan mendekati angka sempurna.
“Jika dua ruas lainnya, yakni Karangjati–Rejuno dan Bangunrejo–Gembol, berhasil diintervensi oleh pemerintah pusat melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD), maka target 100 persen tercapai. Namun jika tidak, minimal posisi jalan mantap kita sudah berada di angka 98 persen,” imbuhnya.
Selain infrastruktur jalan, sebagian anggaran sebesar Rp 6 miliar juga dialokasikan untuk membenahi Pasar Hewan Ngawi yang berlokasi di Jalan Supriyadi, Desa Kandangan.
Langkah ini diambil menyusul kondisi pasar yang dinilai sudah memprihatinkan, terutama pada bagian landasan tempat penempatan hewan.
“Kondisi pasar hewan kita cukup memprihatinkan. Landasannya perlu segera diperbaiki karena seringkali membuat hewan ternak terjatuh, yang dampaknya bisa menurunkan harga jual hewan tersebut,” terang Bupati PDI Perjuangan tersebut.
Sebelumnya, penataan Alun-Alun Merdeka Ngawi yang dikenal sebagai salah satu yang terluas di Jawa Timur ini direncanakan mencakup pemugaran fasilitas olahraga seperti lapangan basket, futsal, dan tenis, serta perbaikan trotoar dan renovasi gedung kafe di pojok timur.

















































































