Ikuti Kami

PAC PDI Perjuangan Lemahabang Teguhkan Semangat Kerakyatan Bung Karno Lewat Konsolidasi dan Santuni Anak Yatim

Kegiatan dihadiri jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, pengurus PAC, hingga pengurus ranting se-Kecamatan Lemahabang.

PAC PDI Perjuangan Lemahabang Teguhkan Semangat Kerakyatan Bung Karno Lewat Konsolidasi dan Santuni Anak Yatim
Ketua PAC PDI Perjuangan Lemahabang Kabupaten Cirebon, Tinah foto bersama pengurus dan anak yatim, usai acara, Rabu (24/6/2026). /Supra/KC/

Jakarta, Gesuri.id - Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lemahabang, Hadi Supangat, mengatakan peringatan Bulan Bung Karno yang digelar di Sekretariat PAC PDI Perjuangan Desa Sarajaya, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan kembali semangat kerakyatan yang diwariskan Bung Karno.

“Juni ditetapkan sebagai Bulan Bung Karno karena memuat tiga tonggak sejarah utama, yakni kelahiran Ir Soekarno pada 6 Juni 1901, lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945, dan wafatnya Bung Karno pada 21 Juni 1970,” kata Hadi Supangat, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, pengurus PAC, hingga pengurus ranting se-Kecamatan Lemahabang. Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, acara juga diisi dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada 45 anak yatim piatu.

Dalam kesempatan itu, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon yang diwakili H. Yatno turut menyerahkan surat keputusan (SK) kepengurusan kepada jajaran struktur partai. Sebanyak 11 pengurus PAC dan 55 pengurus ranting menerima SK sebagai bagian dari penguatan organisasi di tingkat akar rumput.

“Pidato Bung Karno di hadapan BPUPKI pada 1 Juni 1945 melahirkan gagasan besar yang kemudian menjadi Pancasila. Nilai-nilai itu bukan hanya menjadi falsafah bangsa, tetapi juga pandangan hidup, pemersatu, dan sumber dari segala sumber hukum yang mendasari Undang-Undang Dasar 1945,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Mas Pangat itu menegaskan bahwa Bung Karno tidak hanya dikenang sebagai Proklamator Kemerdekaan, tetapi juga sebagai arsitek bangsa yang meletakkan fondasi ideologi negara. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila yang digagas Bung Karno harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menambahkan, semangat perjuangan Bung Karno perlu terus dihidupkan melalui kerja-kerja politik yang berpihak kepada rakyat. Karena itu, PAC PDI Perjuangan Lemahabang berkomitmen untuk terus memperkuat konsolidasi kader sekaligus menyiapkan langkah politik menghadapi pemilu mendatang.

“Kader PDI Perjuangan akan terus berjuang memenangkan pemilu mendatang dengan fokus pada Nawacita demi kesejahteraan rakyat. Kemenangan politik penting agar cita-cita luhur Bung Karno tentang Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan sejahtera bisa diwujudkan,” ujarnya.

Menurut Pangat, kemenangan elektoral bukan semata-mata target politik, melainkan sarana untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana cita-cita Bung Karno.

Ia pun mengajak seluruh kader partai dan masyarakat untuk tidak hanya mengenang Bung Karno melalui kegiatan seremonial, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai perjuangannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami mengajak kader PDI Perjuangan dan masyarakat untuk mewarisi api semangat Bung Karno, bukan abunya,” pungkasnya.

Quote